SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Pembelajaran Kooperatif TGT Materi Kebugaran Jasmani Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Genteng Kabupaten Banyuwangi

BUNGA AULIA PRASTIWI

Abstrak


ABSTRAK

 

Prastiwi,  Bunga Aulia. 2014. Pengembangan Model Pembelajaran Kooperatif TGT Materi Kebugaran Jasmani Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Genteng Kabupaten Banyuwangi. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M. E. Winarno, M.Pd. (II) Dra. Sulistyorini, M.Pd.

 

Kata  Kunci:  pengembangan,  model  pembelajaran  kooperatif,  team  games tournament (TGT), kebugaran jasmani

 

Kebugaran  jasmani  sebagai  salah  satu materi  olahraga  yang  diberikan  di SMP Negeri 1 Genteng Kabupaten Banyuwangi. Berdasarkan observasi  terhadap satu orang guru dan 26 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Genteng Kabupaten Banyuwangi,  di  sekolah  belum  ada  model  permainan  dalam  pembelajaran kebugaran  jasmani,  sehingga  membuat  proses  belajar  mengajar  kurang menyenangi cara mengajar yang diberikan oleh guru dan terkesan membosankan. Yang  menyatakan  hal  tersebut  sebanyak  85%.  Permasalahan  tentang  model pembelajaran kooperatif yang kurang  inovatif dan bervariasi dalam pembelajaran kebugaran  jasmani  tersebut  menarik  untuk  dikaji.  Peneliti  tertarik  mengkaji melalui  penelitian  dan  pengembangan  tentang  model  pembelajaran  kooperatif TGT.  Oleh  karena  itu,  disusunlah  rancangan  produk  pengembangan  model pembelajaran kooperatif TGT.

Tujuan  penelitian  dan  pengembangan  ini  yaitu  menghasilkan  produk berupa  model  pembelajaran  kooperatif  TGT  yang  bervariasi  sebagai  upaya memecahkan  masalah  tentang  kurangnya  minat  siswa  dalam  mengikuti  proses pembelajaran kebugaran jasmani.

Metode  penelitian  ini,  menggunakan  metode  penelitian  dan pengembangan. Teknik  analisis yang digunakan  adalah  teknik  analisis deskriptif dengan  persentase  dan  analisis  kualitatif.  Teknik  analisis  kuantitatif  deskriptif digunakan untuk menganalisis data  yang diperoleh dari hasil penyebaran  angket dan teknik data analisis kualitatif diperoleh dari kritik dan saran para ahli.

Model pembelajaran kooperatif TGT  ini yang dikembangkan berasal dari saran  atau masukan  dan  evaluasi  para  ahli, meliputi  2  orang  ahli  permainan,  2 orang ahli pembelajaran dan 2 orang ahli media. Hasil penelitian diperoleh bahwa model  pembelajaran  kooperatif  TGT  kelas  VIII  di  SMP  Negeri  1  Genteng Kabupaten Banyuwangi  layak dan bisa digunakan oleh  siswa  serta  guru di SMP Negeri  1 Genteng Kabupaten  Banyuwangi.  Dari  hasil  uji  coba  kelompok  kecil adalah 80,55% menyatakan bahwa produk yang dikembangkan mudah dipahami, produk  sangat  menarik  dan  siswa  sangat  membutuhkan  model  pembelajaran kooperatif  TGT  dan  hasil  uji  coba  kelompok  besar  adalah  87,86% menyatakan bahwa produk  sangat  jelas, mudah dipahami,  sangat menarik,  sangat bermanfaat dan siswa sangat membutuhkan model pembelajaran kooperatif TGT.

Saran  model  pembelajaran  kooperatif  TGT  ini  bisa  menjadi  salah  satu alternatif pembelajaran kebugaran jasmani agar proses pembelajaran lebih inovatif dan variasi, sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan lancar.