SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Latihan Shooting Sepakbola untuk Anak Usia12-14 Tahun di Sekolah Sepakbola (SSB)Dial Kalipare Bersatu (DKB) Kalipare Kabupaten Malang

Satria Bayu Aji

Abstrak


ABSTRAK

 

Aji, Satria Bayu. 2014. Pengembangan Model Latihan Shooting Sepakbola untuk Anak Usia12-14 Tahun di Sekolah Sepakbola (SSB)Dial Kalipare Bersatu (DKB) Kalipare Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hariyoko, M.Pd, (II) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd

 

Kata Kunci: pengembangan, model latihan, shooting sepakbola

 

Shooting adalah tendangan ke arah gawang yang merupakan salah satu teknik dasar sepakbola yang berfungsi untuk memasukkan bola atau mencetak gol ke gawang lawan. Kenyataan yang ada di lapangan khususnya pada Sekolah Sepakbola (SSB) Dial Kalipare Bersatu (DKB) Kalipare Kabupaten Malang, model latihan shooting masih belum menjadi perhatian secara khusus, sehingga diperlukan model latihan shooting yang bervariasi dan terprogram.Untuk itu peneliti akan mengembangkan model latihan shooting sepakbola yang nantinya dapat dijadikan sebagai acuan oleh pelatih dalam memberikan materi latihan shooting.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan Model Latihan Shooting Sepakbola untuk Usia 12-14 Tahun di SSB DKB Kalipare Kabupaten Malang yang dapat digunakan sebagai bahan acuan dalam melaksanakan latihan shooting.

Prosedur pengembangan mengacu pada model pengembangan Borg and Gall dengan mengambil 8 langkah dari 10 langkah yang ada, yaitu observasi dan pengumpulan data, mengembangkan produk, evaluasi ahli, uji coba kelompok kecil, revisi produk, uji coba kelompok besar, revisi produk akhir dan menghasilkan produk akhir.

Hasil evaluasi terhadap kelayakan model latihan shooting ini menunjukkan hasil yang valid dengan perhitungan skor dari validasi ahli sepakbola persentase 74,17%, validasi ahli kepelatihan sepakbola presentase 87,5%, sehingga produk ini dapat diujicobakan. Untuk uji coba kelompok kecil diperoleh persentase 82,8%, dan uji coba kelompok besar diperoleh persentase 88%, sehingga produk dinyatakan baik dan dapat digunakan untuk pengembangan model latihan shooting sepakbola untuk anak usia 12-14 tahun di SSB DKB Kalipare Kabupaten Malang.

Model latihan shooting ini memiliki kelemahan yaitu diperlukan evaluasi dan uji coba pada subjek yang lebih luas, dan diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai keefektifan produk yang dikembangkan. Sedangkan kelebihannya adalah pengembangan model latihan shooting sepakbola ini belum pernah dilaksanakan di SSB DKB Kalipare Kabupaten Malang, model latihan lebih bervariasi dan buku dibuat menarik dengan disertai gambar yang berwarna, dan telah melalui tinjauan ahli sepakbola dan ahli kepelatihan sepakbola.