SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Program Latihan Beban (Weight Training) Untuk Meningkatkan Komponen Kekuatan Pada Pelari Jarak Pendek PUSLATCAB PORPROV Kota Malang

Ahmad Taufiq

Abstrak


ABSTRAK

 

Taufiq, Ahmad. 2014. Pengembangan Program Latihan Beban (Weight Training) Untuk Meningkatkan Komponen Kekuatan Pada Pelari Jarak Pendek PUSLATCAB PORPROV Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Heru Widijoto, M.S.  (II) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd., M.Pd.

 

Kata Kunci: pengembangan, program latihan, latihan beban, lari jarak pendek.

 

Latihan beban (weight training) adalah latihan-latihan yang sistematis dimana beban hanya dipakai sebagai alat untuk menambah tahanan terhadap kontraksi otot guna mencapai berbagai tujuan tertentu, seperti misalnya menambah kondisi fisik, kesehatan, kekuatan atau prestasi dalam suatu cabang olahraga tertentu. Dengan kondisi fisik yang baik maka seorang atlet akan mempunyai peluang yang besar untuk mendapatkan juara dalam kejuaraan tersebut. Dengan adanya suatu program latihan beban maka seorang pelatih akan dapat mempersiapkan latihan secara sistematis, terencana dan dapat dipantau perkembangan yang terjadi pada atlet-atletnya.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengembangkan program latihan beban (weight training) untuk meningkatkan komponen kekuatan pada pelari jarak pendek PUSLATCAB PORPROV Kota Malang agar pelatih maupun pelari jarak pendek agar mempunyai pedoman dalam melaksanakan latihan beban.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan research and development Borg and Gall. Dari sepuluh langkah pengembangan yang dikemukakan oleh Borg and Gall, peneliti tidak menggunakan keseluruhan tetapi hanya menggunakan 7 langkah yang meliputi: (1) pengumpulan informasi, (2) rancangan produk awal, (3) evaluasi ahli, (4) revisi I rancangan produk, (5) uji coba tahap I, (6) revisi II dan uji coba tahap II, (7) revisi dan produk akhir. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan cara mengumpulkan semua saran dari para ahli, kemudian dikelompokkan atau dikategorikan, selanjutnya diambil kesimpulan. Data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan rumus  yang kemudian hasilnya akan dirujuk pada analisis persentase tingkat kelayakan produk.

Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari uji coba kelompok kecil adalah 86,19% hasilnya sangat valid, sedangkan uji coba kelompok besar adalah 92,54% hasilnya sangat valid, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa buku pedoman program latihan beban (weight training) untuk meningkatkan komponen kekuatan pada pelari jarak pendek PUSLATCAB PORPROV Kota Malang dapat digunakan.

Hasil produk pengembangan program latihan beban (weight training) untuk meningkatkan komponen kekuatan pada pelari jarak pendek PUSLATCAB PORPROV Kota Malang antara lain: (1) program latihan beban dalam buku pedoman ini lebih terstruktur sesuai dengan prinsip-prinsip latihan beban, (2) produk yang dikemas dalam bentuk buku pedoman bertujuan agar mudah dibawa kemana saja dan lebih praktis, (3) program latihan dalam buku pedoman ini berisikan penjelasan serta gambar-gambar bentuk latihan beban, sehingga lebih menarik dan memudahkan pelari jarak pendek PUSLATCAB PORPROV Kota Malang dalam mempelajarinya.