SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Latihan Pliometrik Bervariasi terhadap Hasil Belajar Keterampilan Dribbling Sepakbola Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola di SMK PGRI 7 Malang

Ainnur Adi Dhuhary

Abstrak


ABSTRAK

 

Dhuhary, Ainnur Adi. 2014. Pengaruh Latihan Pliometrik Bervariasi terhadap Hasil Belajar Keterampilan Dribbling Sepakbola Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola di SMK PGRI 7 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hariyoko, M. Pd, (II) Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd

 

Kata kunci: latihan pliometrik, keterampilan dribbling sepakbola.

 

Sepakbola merupakan permainan beregu, masing-masing regu terdiri dari sebelas pemain dan salah satunya penjaga gawang. Dalam suatu permainan sepakbola, menggiring bola merupakan salah satu teknik dasar yang cukup memiliki peranan penting dalam permainan sepakbola. Pelaksanaan proses pembelajaran permainan sepakbola peserta ekstrakurikuler sepakbola di SMK PGRI 7 Malang menunjukkan adanya masalah yaitu, kurangnya kemampuan menggiring bola dibandingkan dengan kemampuan pada teknik dasar sepakbola yang lain, hal tersebut dikarenakan kurangnya kecepatan, dan kekuatan saat menggiring bola. Salah satu cara untuk meningkatkan kecepatan dan kekuatan saat menggiring bola adalah dengan menggunakan latihan pliometrik.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan pliometrik dan latihan konvensional terhadap hasil belajar keterampilan menggiring bola pada permainan sepakbola.

Rancangan penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan sampel penelitian 34 orang peserta ekstrakurikuler sepakbola SMK PGRI 7 Malang. Sampel dibagi dalam dua kelompok dengan cara ordinal pairing matching. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes dribbling sepakbola.

Dari hasil pengujian hipotesis skor keterampilan menggiring bola masing-masing kelompok latihan telah dihitung melalui uji analisis varians menggunakan uji F, skor keterampilan tes awal dengan tes akhir kelompok latihan pliometrik diperoleh hasil uji signifikasi yaitu, F hitung = 1,70 < F tabel 0,05 = 3,30, skor keterampilan tes awal dengan tes akhir kelompok latihan konvensional diperoleh hasil uji signifikasi yaitu, F hitung = 0,15 < F tabel 0,05 = 3,30 dan selisih skor keterampilan tes akhir masing-masing kelompok latihan diperoleh hasil uji signifikasi yaitu, F hitung = 1,71 < F tabel 0,05 = 3,30, maka dari itu dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara kelompok latihan pliometrik dengan kelompok latihan konvensional.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa latihan pliometrik dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan menggiring bola, karena latihan pliometrik merupakan latihan yang mengandung unsur kecepatan kekuatan dan kelincahan sehingga keterampilan menggiring bola dapat meningkat, hal itu terlihat bahwa latihan pliometrik memberikan pengaruh yang lebih baik daripada latihan konvensional dalam upaya peningkatan keterampilan menggiring bola.