SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Latihan Shooting Pada Peserta Ekstrakurikuler Futsal di SMP PGRI 1 Tajinan Kabupaten Malang.

Widha Eka Prasetyo

Abstrak


ABSTRAK

 

Prasetyo, Widha Eka. 2014.Pengembangan Model Latihan Shooting PadaPeserta Ekstrakurikuler Futsal di SMP PGRI 1 TajinanKabupaten Malang.Skripsi, JurusanPendidikanJasmanidanKesehatan, FakultasIlmuKeolahragaanUniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd, (II) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes.

 

Kata Kunci: pengembangan, model latihan, shooting, futsal.

Shootingadalahsalahsatuketerampilanindividudalamsepakbolaatau futsal dengantujuanmemasukkan bola kegawanglawanuntukmemenangkanpertandingan. langkahperbuatan yang dimaksudberupamelakukansebuahtendangansederhanasecaraumumlebihkerasdarisebuahoperananmempunyaipeluanguntukmenghasilkangoldimanakipertidakmampumenjangkau bola. Shootingmerupakansalahsatukomponenpentingdalamsepakbolaatau futsal yang harusdilatihkandenganharapankualitaspermainanindividudantimuntukmenciptakanpeluang. Kenyataanyang adadilapangankhususnyapadatimfutsalSMP PGRI 1 TajinanKabupaten Malang inidalampenyelesaianakhirshooting sangatkurang.

Tujuandaripenelitianiniadalahmengembangkan model latihanshooting futsal bagipesertaekstrakurikuler futsal di SMP PGRI 1 TajinanKab. Malang yang dapatdigunakansebagaibahanacuandalammelaksanakanlatihanshooting.

Peneliti menggunakan model pengembangan dari Borg and Gall (1983:775)dandisederhanakanmenjadi 7 langkahsesuaidariArdhana (2002:9), langkah-langkah tersebut adalah: (1) Melakukan Analisis produk yang akan dikembangkan (2) Mengembangkan produk awal (3) Evaluasi ahli (4) Uji coba kelompok kecil (5) Revisi produkawal (6) Uji coba kelompok besar (7) Revisi produk akhir.

Hasilevaluasidariahli futsal menyatakan80,12% produkpengembangan valid sehinggadapatdigunakan. Dari ahlikepelatihanmenyatakan 80,76% produkpengembangan model latihanshooting valid sehinggadapatdigunakan. Dari ahli media menyatakan 72,95% produkpengembangan valid sehinggadapatdigunakan. Dari hasilujikelompokkecilterdapatpersentasesebesar 83,76% sehinggaprodukdapatdigunakan. Dari ujicobakelompokbesarterdapatpenilaiansebesar 86,66% sehinggaprodukdinyatakan valid dandapatdigunakan.

Dapatdisimpulkanprodukpengembangan model latihaninidapatdigunakanpesertaekstrakurikuler futsal di SMP PGRI 1 TajinanKab. Malang. Dan disarankanuntuksubjekpenelitiansebaiknyadilakukanpadasubjek yang lebihluas, baikitudarisiswa, jumlahsubjekmaupunsekolah-sekolah SMP yang memilikikegiatanekstrakurikuler futsal.