SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Latihan Pukulan Netting Forehand dan Dropshot Pada Permainan Bulutangkis Untuk Usia Remaja di Klub PB. Nasional City Malang

Toni Ari Yulianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Yulianto, Toni Ari. 2014. Pengembangan Model Latihan Pukulan Netting Forehand dan Dropshot Pada Permainan Bulutangkis Untuk Usia Remaja di Klub PB. Nasional City Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Setyo Budiwanto, M.Kes. (II) Dra. Sri Purnami, M.Pd.

 

Kata Kunci: pengembangan, model-model latihan, pukulan netting forehand dan dropshot, bulutangkis

Pukulan netting forehand dan dropshot merupakan salah satu teknik dasar dalam bulutangkis. Di PB. Nasional City Malang belum pernah ada materi tentang model latihan pukulan netting forehand dan dropshot yang bervariasi. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan terhadap 25 atlet remaja, sebanyak 18 orang (76 %) mengalami kesulitan dalam melakukan pukulan tersebut, dan dari penyebaran angket analisis kebutuhan, didapat 22 atlet (88 %) menyatakan perlu adanya pengembangan model latihan pukulan netting forehand dan dropshot, untuk mengatasi masalah tersebut, maka peneliti mencoba memecahkan masalah dengan mengembangkan model latihan pukulan netting forehand dan dropshot bagi atlet usia remaja di PB. Nasional City Malang.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membuat model latihan untuk pukulan netting forehand dan dropshot bulutangkis. Metode yang dilakukan peneliti adalah dengan membuat model-model latihan pukulan netting forehand dan dropshot yang selanjutnya akan dikemas dalam bentuk buku panduan dan diaplikasikan terhadap atlet usia remaja di PB. Nasional City Malang.

Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode pengembangan, dan peneliti merujuk kepada model pengembangan dari Borg dan Gall (1983:775) namun peneliti menyederhanakan model tersebut menjadi 7 langkah sesuai dari Ardhana (2002:9), langkah-langkah tersebut adalah: (1) melakukan Analisis produk yang akan dikembangkan (2) mengembangkan produk awal (3) validasi ahli (4) uji coba kelompok kecil (5) revisi produk (6) uji coba kelompok besar (7) revisi produk berdasarkan uji coba lapangan. Sampel pada penelitian ini berjumlah 25 atlet usia remaja, Instrumen yang digunakan adalah berupa angket berisi tentang rancangan produk yang telah dibuat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan cara mengumpulkan semua saran dari para ahli, kemudian dikelompokkan atau dikategorikan, selanjutnya diambil kesimpulan. Data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan rumus  yang kemudian hasilnya akan dirujuk pada analisis persentase tingkat kelayakan produk.

Model latihan ini dikembangkan melalui penelitian awal dan atas dasar analisis kebutuhan yang disempurnakan berdasarkan saran dan evaluasi para ahli, yaitu 1 ahli pelatihan bulutangkis, 1 ahli bulutangkis dan 1 ahli media. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa model latihan pukulan netting forehand dan dropshot pada permainan bulutangkis untuk atlet usia remaja di klub PB. Nasional City Malang telah layak untuk digunakan. Ahli pelatihan bulutangkis, ahli bulutangkis serta ahli media menyatakan produk pengembangan ini layak dan menarik untuk diberikan ke atlet PB. Nasional City Malang. Dari hasil uji coba kelompok kecil adalah 89,5% menyatakan bahwa produk mudah untuk dilakukan, produk sangat menarik dan atlet sangat membutuhkan model latihan pukulan netting forehand dan dropshot, tetapi terdapat saran dari beberapa atlet yang menyatakan bahwa untuk model latihan yang memberikannya dengan cara umpan lempar kurang efisien sebab antara pelempar satu dengan yang lain berbeda, terkadang dalam melempar bolanya sulit untuk dipukul. Dan hasil uji coba kelompok besar adalah 90,31% menyatakan bahwa produk sangat jelas, mudah dipahami, sangat menarik, sangat bermanfaat dan atlet sangat membutuhkan model-model latihan pukulan netting forehand dan dropshot.

Dari hasil tersebut diharapkan pengembangan model-model latihan pukulan netting forehand dan dropshot ini bisa menjadi salah satu alternatif pemecahan masalah terkait dengan pelatihan bulutangkis agar proses latihan lebih menarik dan variasi, sehingga proses latihan dapat berjalan dengan lancar.