SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Latihan Teknik Dasar Dribbling, Passing dan Control Permainan Sepakbola Untuk Anak Usia Pemula di Bawah 12 Tahun di SSB PRESMA Indonesia Kabupaten Malang.

Amdi Alfianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Alfianto, Amdi. 2014.Pengembangan Model Latihan Teknik Dasar Dribbling, Passing dan Control Permainan Sepakbola Untuk Anak Usia Pemula di Bawah 12 Tahun di SSB PRESMA Indonesia Kabupaten Malang.Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (I) Drs. Mu’arifin, M.Pd.(II) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd,

 

Kata Kunci: pengembangan, model latihan teknik dasar,dribbling, passingdan control,

Dribbling, passingdan control merupakan teknik dasar dari sepakbola. Berdasarkan observasi yang yang dilakukan terhadap 25 siswa SSB PRESMA Indonesia usia di bawah 12 tahun, didapat data dari 22 siswa (88%) sudah mendapatkan materi latihan teknik dasar dribbling, passing dan control, sebanyak 23 siswa (92%) tidak mengetahui model latihan dribbling, passing dan control, sebanyak  24 siswa (96%) menyatakan latihan yang dilaksanakan sulit dipahami dan sulit dilakukan, sebanyak 24 siswa (96%) menyatakan pelatih belum pernah menggunakan model latihan dan  sebanyak 25 siswa (100%) setuju apabila di kembangkan media penunjang yaitu buku panduan yang berisi model latihan.Untuk mengatasi masalah tersebut, maka peneliti mencoba memecahkan masalah dengan mengembangkan model latihan teknik dasar dribbling, passing dan controlpermainan sepakbola untuk anak usia pemula dibawah 12 tahun di SSB PRESMA Indonesia Kabupaten Malang.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membuat model latihan dasar dribbling, passing dan controlpermainan sepakbola agar siswa lebih mudah serta tidak kesulitan dan siswa menjadi termotivasi untuk mengikuti latihan.

Dalam penelitian ini, peneliti mengacu model pengembangan dari Borg and Gall dan disederhanakan menjadi 8 langkah, langkah-langkah tersebut adalah: (1) melakukan analisis produk yang akan dikembangkan (2) melakukan kajian teori  (3) mengembangkan produk awal (4) evaluasi ahli (5) uji coba kelompok kecil (6) revisi produk (7) uji coba kelompok besar (8) revisi produk berdasarkan uji coba lapangan dan hasil produk akhir. Instrumen yang digunakan adalah berupa angket berisi tentang rancangan produk yang telah dibuat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif berupa persentase.

Model latihan ini dikembangkan melalui evaluasi dan saran para ahli, yaitu 1 ahli pelatihan sepakboladiperoleh hasil 82,14%, 1 ahli permainan sepakbola diperoleh hasil 80,61% dan 1 ahli mediadiperoleh hasil 71,66%,menyatakan produk pengembangan ini dapat diujicobakan. Berdasarkanhasil uji coba kelompok kecildengan subjek 6 anak didapat hasil 78,9% dengan tingkat validitas sangat valid (dapat digunakan tanpa revisi). Sedangkan hasil uji coba kelompok besar dengan subjek 19 anak didapat hasil91,4% dengan tingkat validitas sangat valid (dapat digunakan tanpa revisi).

Dari hasil tersebut diharapkan pengembangan model latihan dasardribbling, passing dan control permainan sepakboladalam bentuk buku panduan ini bisa menjadi alternatif pelatihan agar proses latihan lebih efektif dan berjalan dengan optimal.