SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PASSING BAWAH BOLAVOLI MENGGUNAKAN METODE PART AND WHOLE PADA SISWA KELAS XI IPA 1 SMAN 2 KOTA BATU

EDY SUYANTO

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Suyanto, Edy. 2014. Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Passing Bawah      Bolavoli dengan Menggunakan Metode Part and Whole pada Siswa Kelas XI IPA 1 SMAN 2 Kota Batu. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mu’arifin, M.Pd, (II) Drs. Mardianto, M.Kes

 

 

Kata Kunci: Meningkatkan, Efektivitas, Pembelajaran, Passing Bawah Bolavoli, Metode Part and Whole.

 

 

            Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan merupakan usaha sadar untuk mewujudkan suatu generasi penerus bangsa yang sehat secara jasmani dan rohani, maka melalui pendidikan ini sangat penting untuk mengembangkan potensi siswa secara positif. Meningkatkan efektifitas dalam pembelajaran dibidang pendidikan jasmani sangat dibutuhkan, akan tetapi untuk peneliti disini lebih terfokus pada pembelajaran passing bawah bolavoli dengan menggunakan metode part and whole pada siswa kelas XI IPA 1 SMAN 2 Kota Batu.Pada observasi awal yang telah dilakukan peneliti menemukan kesenjangan antara harapan dengan kenyataan, untuk itu diperlukan suatu penelitian.

Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui dan mengatasi masalah yang terjadi dan meningkatlkan efektivitas pembelajaran khususnya tentang passing bawah bolavoli. Cara perolehan data pada penelitian ini dengan cara observasi dan penelitian ini menggunakan metode Part and Whole.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap siswa, dengan memperhatikan gerakan passing bawah bolavoli menunjukkan hasil yang mengalami peningkatan dari siklus I dan siklus II. Terdapat peningkatan dari siklus I telah ditemukan 21 siswa (70 %) sudah bisa memposisikan kaki pada saat melakukan gerakan passing bawah bolavoli dan pada siklus II menunjukkan peningkatan yaitu; diketahui seluruh 30 siswa atau (100 %) sudah bisa memposisikan kaki secara benar. Siklus I pada posisi lutut terdapat  18  siswa atau (60%) sudah bisa memposisikan lutut dengan baik dan pada siklus II menunjukkan peningkatan yaitu; 25 siswa atau (83,33%) sudah bisa memposisikan lutut dengan baik. Siklus I pada posisi lengan terdapat 16 (53,33%) sudah bisa memposisikan lengan dengan baik dan pada siklus II menunjukkan peningkatan yaitu; 28 siswa (93%) sudah bisa memposisikan lengan dengan baik. Siklus I pada posisi perkenaan bola terdapat 12 siswa atau (40%) dapat menunjukkan cara perkenaan bola sesuai yang diharapkan dan pada siklus II menunjukkan peningkatan yaitu;  25 siswa atau (83,33%) dapat menunjukkan cara perkenaan bola sesuai yang diharapkan. Siklus I pada posisi arah bola terdapat 10 siswa atau (33,33%) sudah dapat menunjukkan kriteria bola melambung dengan baik dan pada siklus II menunjukkan peningkatan yaitu;  24 siswa atau (80%), sudah dapat menunjukkan kriteria bola melambung dengan baik.

Hasil penelitian berdasarkan ketuntasan belajar ialah sebagai berikut: pada siklus I terdapat 15 siswa atau (50%) memperoleh nilai dengan kriteria kurang, sedangkan pada siklus II  tidak ada siswa yang memperoleh kriteria nilai kurang. Pada siklus I ada 2 siswa atau (6,67%) memperoleh kriteria nilai cukup dan pada siklus II  ada  1 siswa atau (3,3%) memperoleh kriteria nilai cukup. Siklus I ada 13 siswa atau (43,33%) memperoleh kriteria nilai baik, dan siklus II ada 15 siswa atau(50%) memperoleh kriteri nilai baik. Siklus I tidak ada siswa yang memperoleh kriteria nilai sangat baik, sedangkan pada siklus II ada 14 siswa atau (46,67%) memperoleh kriteria nilai sangat baik.

Berdasarkan hasil penelitian dalam upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran passing bawah bolavoli dengan menggunakan metode part and whole pada siswa kelas XI IPA 1 SMAN 2 Kota Batu ini dapat disimpulkan telah menunjukkan peningkatan pada siklus II.