SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

VCD INSTRUKSIONAL TEKNIK DASAR LAY UP SHOOT BOLABASKET PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 8 MALANG

SIANA NORMA HENI

Abstrak


ABSTRAK

 

Heni, Siana Norma. 2009. VCD Instruksional Teknik Dasar Lay Up Shoot Bolabasket pada  Siswa Kelas VIII SMP Negeri 8 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Program Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Heru Widijoto, M.S, (II) Drs. Mulyani Surendra, M.S.

 

Kata kunci: VCD, lay up shoot, bolabasket

 

Dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, teknik dasar lay up shoot bolabasket adalah salah satu materi yang diberikan pada kelas VIII SMP Negeri 8 Malang semester gasal. Teknik dasar lay up shoot bolabasket merupakan teknik dasar yang sulit untuk dikuasai siswa-siswi yang kurang bisa mengkoordinasikan gerakan tangan dan langkah kaki sehingga membutuhkan frekuensi pembelajaran yang lebih banyak pada teknik dasar ini. Namun pembelajaran teknik dasar tersebut sulit untuk diberikan berulang-ulang karena keterbatasan jam pelajaran dalam satu semester yang harus dibagi dengan materi Pendidikan Jasmani yang lain. VCD adalah salah satu media pembelajaran yang dapat dijadikan alternatif untuk masalah tersebut karena media ini dapat diputar di luar jam sekolah (kurikuler) sehingga frekuensi pembelajaran bertambah. VCD juga dapat menunjang kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani olahraga bolabasket yang tidak memungkinkan untuk dilakukan di lapangan.

Berdasarkan pengamatan peneliti di SMP Negeri 8 Malang, jika pada pembelajaran Pendidikan Jasmani tidak memungkinkan untuk dilakukan praktik di lapangan, beberapa siswa mengatakan diganti dengan pelajaran teori di kelas sedangkan siswa lain mengatakan diganti dengan mengerjakan tugas LKS. Guru Pendidikan Jasmani mengatakan bahwa teknik dasar dalam bolabasket yang sulit dikuasai adalah teknik dasar lay up shoot. Pada kelas VIII semester gasal materi lay up shoot diberikan hanya dalam satu kali pertemuan saja. Di SMP Negeri 8 Malang belum ada VCD instruksional teknik dasar lay up shoot bolabasket sebagai alternatif  media pembelajaran.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan VCD instruksional teknik dasar lay up shoot bolabasket sehingga dapat membantu dan mempermudah siswa-siswi dalam mempercepat penguasaan ketrampilan  teknik dasar lay up shoot bolabasket. Spesifikasi yang diharapkan  adalah berupa video instruksional teknik dasar lay up shoot bolabasket yang dikemas dalam bentuk CD serta dilengkapi dengan Standard Operational Procedure (SOP) dan berisi tentang teknik dasar lay up shoot bolabasket, tahapan belajar teknik dasar lay up shoot bolabasket dan variasi formasi pembelajaran teknik dasar lay up shoot bolabasket.


Dalam penelitian ini peneliti mengacu pada model pengembangan dari Borg & Gall (1983:775) yaitu Research & Development (R&D) dan hanya memakai 7 langkah dari 10 langkah yang dikemukakan. Hal ini karena disesuaikan dengan karakteristik produk yang akan diteliti di samping karena keterbatasan waktu, tenaga serta biaya. Uji coba yang digunakan adalah uji coba perseorangan berupa tinjauan para ahli, dan uji coba lapangan kepada subyek sasaran produk. Instrumen yang telah dibuat disesuaikan dengan isi produk yang telah dibuat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif berupa persentase.

Hasil pengembangan ini adalah berupa VCD instruksional teknik dasar lay up shoot bolabasket pada siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Malang dan dilengkapi buku panduan atau Standard Operational Procedure (SOP) VCD instruksional teknik dasar lay up shoot bolabasket pada siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Malang. Dari pengembangan dan prosedur yang dilakukan di atas, diperoleh kesimpulan bahwa pengembangan VCD instruksional teknik dasar lay up shoot bolabasket ini tidak ada yang di bawah 80% dan tergolong valid (80%-100%) pada uji lapangan sehingga dapat digunakan.

Diharapkan hasil pengembangan ini dapat diujicobakan kepada kelompok yang lebih luas dan dapat disosialisasikan kepada Sekolah Menengah Pertama serta lembaga pendidikan terkait sehingga dapat digunakan sebagaimana mestinya. Selain hal tersebut karena penelitian ini hanya terbatas pengembangan produk, diharapkan ada penelitian selanjutnya untuk menguji tingkat efektivitas dari produk yang dikembangkan.


Teks Penuh: DOC PDF