SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Pembelajaran Gerak dasar lari Bernuansa Aktivitas Bermain Untuk Kelas 5 SDN Pandanwangi 2 Kota Malang

BAMBANG HARIADI

Abstrak


ABSTRAK

Hariadi, Bambang. 2014. Pengembangan Model Pembelajaran Gerak dasar lari Bernuansa Aktivitas Bermain Untuk Kelas 5 SDN Pandanwangi 2 Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Siti Nurrochmah, M.Kes., (II) Drs. Mardianto, M.Kes.

 

Kata Kunci: pengembangan, model, permainan, gerak dasar lari

 

Lari merupakan salah satu nomor dari cabang olahraga atletik. Di SDN Pandanwangi 2 Kota Malang materi gerak dasar lari diberikan pada pembelajaran Pendidikan Jasmani kelas 5 SD. Berdasarkan hasil observasi dan analisis kebutuhan terhadap 42 siswa SDN Pandanwangi 2 Kota Malang, siswa kurang tertarik dan cepat bosan pada saat proses pembelajaran gerak dasar lari, guru kurang variatif dalam memberikan model permainan dalam pembelajaran gerak dasar lari. Maka dari itu perlu adanya model permainan dalam pembelajaran gerak dasar lari agar siswa senang dan tidak cepat bosan. Maka disusunlah rancangan produk pengembangan model permainan dalam pembelajaran gerak dasar lari. Model permainan tersebut antara lain sebagai berikut: (1) permainan bola jatuh, (2) permainan lingkaran cepat, (3) permainan touch sprint, (4) permainan building city.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan model permainan dalam pembelajaran gerak dasar lari untuk siswa kelas 5 di SDN Pandanwangi 2 Kota Malang.

Prosedur pengembangan model permainan dalam pembelajaran gerak dasar lari ini melalui beberapa tahap, antara lain: 1) melakukan penelitian awal (need assessment), 2) menyusun rancangan produk, 3) evaluasi oleh para ahli, 4) melakukan uji coba kelompok kecil dengan 14 subyek, 5) melakukan revisi terhadap produk awal, 6) melakukan uji coba lapangan (kelompok besar) dengan 44 subyek, 7) melakukan revisi produk. Instrumen yang digunakan adalah berupa angket berisi tentang rancangan produk dan produk yang telah dibuat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif berupa persentase.

Model permainan ini dikembangkan melalui saran dan evaluasi para ahli, yaitu satu orang ahli atletik, satu orang ahli pembelajaran, dan satu orang ahli permainan. Secara keseluruhan para ahli setuju dengan rancangan produk yang dikembangkan meskipun ada beberapa yang perlu diperbaiki. Hasil data yang diperoleh dari uji coba kelompok kecil mendapatkan rata-rata persentase 93,5% dan hasil data yang diperoleh dari uji coba kelompok besar mendapatkan rata-rata persentase 91,5%. Dari hasil tersebut maka produk model permainan dalam pembelajaran gerak dasar lari ini dapat digunakan dan diharapkan pengembangan model permainan ini bisa menjadi salah satu alternatif variasi pembelajaran pendidikan jasmani agar proses pembelajaran lebih menarik, sehingga siswa lebih aktif dan tidak bosan dalam kegiatan pembelajaran.