SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Latihan Pembelajaran Lompat Jauh Gaya Melenting untuk Kelas X SMK PGRI 3 Kota Blitar

Jiwandono Kunto Wijakso

Abstrak


ABSTRAK
Wijakso, Jiwandono Kunto. 2014. Pengembangan Model Latihan Pembelajaran Lompat Jauh Gaya Melenting untuk Kelas X SMK PGRI 3 Kota Blitar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Siti Nurrocmah, M. Kes. (II) Drs. Agus Tomi, M.Pd,
Kata Kunci: pengembangan, model latihan pembelajaran, lompat jauh, gaya melenting
Lompat jauh gaya melenting sebagai salah satu materi lompat jauh yang diberikan di SMK PGRI 3 Kota Blitar. Berdasarkan observasi terhadap satu orang pendidik dan empat puluh dua orang peserta didik kelas X SMK PGRI 3 Kota Blitar, di sekolah belum ada model latihan dalam pembelajaran atletik nomor lompat jauh, sehingga membuat proses belajar mengajar kurang menarik dan terkesan membosankan sebanyak 45,2%. Permasalahan tentang model pembelajaran yang kurang inovatif dan bervariasi dalam pembelajaran atletik tersebut menarik untuk dikaji. Peneliti tertarik mengkaji melalui penelitian dan pengembangan tentang model latihan pembelajaran lompat jauh gaya melenting. Oleh karena itu, disusunlah rancangan produk pengembangan model latihan pembelajaran lompat jauh gaya melenting (schepper). Tujuan penelitian dan pengembangan ini yaitu menghasilkan produk berupa buku model latihan pembelajaran lompat jauh gaya melenting yang bervariasi sebagai upaya memecahkan masalah tentang kurangnya minat peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran atletik nomor lompat jauh gaya melenting berupa model latihan dalam pembelajaran lompat jauh, sehingga dapat diperoleh solusi untuk mengatasi kondisi peserta didik yang pada saat proses pembelajaran dapat menimbulkan minat peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran dan juga proses pembelajaran lebih menarik
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan model pengembangan prosedural dan disederhanakan menjadi 7 langkah: langkah-langkah tersebut adalah: (1) melakukan Analisis produk yang akan dikembangkan (2) mengembangkan produk awal (3) validasi ahli (4) uji coba kelompok kecil (5) revisi produk (6) uji coba kelompok besar (7) revisi produk berdasarkan uji coba lapangan. Instrumen yang digunakan berupa angket berisi tentang prnyataan-pernyataan yang berhubungan dengan model latihan lompat jauh gaya melenting. Teknik analisis data yang digunakan analisis kualitatif dan kuantitatif bentuk persentase. Model latihan dalam produk yang dibuat terdapat 4 model latihan pembelajaran lompat jauh gaya melenting yaitu lari jingkat, jingkat melenting, lari jingkat melenting, loncat katak.
Model latihan pembelajaran lompat jauh gaya melenting ini yang dikembangkan berasal dari saran atau masukan dan evaluasi para ahli, meliputi ahli atletik dan dua orang ahli pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh bahwa model latihan pembelajaran lompat jauh gaya melenting kelas X di SMK PGRI 3 Kota Blitar layak dan bisa digunakan oleh peserta didik serta pendidik di SMK PGRI 3 Kota Blitar. Dari hasil uji coba kelompok kecil adalah 87,19% menyatakan bahwa produk yang dikembangkan mudah dipahami, produk sangat
menarik dan peserta didik sangat membutuhkan model latihan pembelajaran lompat jauh gaya melenting dan hasil uji coba kelompok besar adalah 92,1% menyatakan bahwa produk sangat jelas, mudah dipahami, sangat menarik, sangat bermanfaat dan peserta didik sangat membutuhkan model latihan pembelajaran lompat jauh gaya melenting.
Dari hasil tersebut diharapkan pengembangan model latihan pembelajaran lompat jauh gaya melenting ini bisa menjadi salah satu alternatif pembelajaran lompat jauh agar proses pembelajaran lebih inovatif dan variasi, sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan lancar.