SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Perbandingan Manajemen Ekstrakurikuler Bolabasket Putri Peringkat 1, 2, dan 3 di Tulungagung Tahun 2013 Berdasarkan Hasil Evaluasi Menggunakan Model CIPP.

Nurliani - -

Abstrak


ABSTRAK

Nurliani. 2014. Studi Perbandingan Manajemen Ekstrakurikuler Bolabasket Putri Peringkat 1, 2, dan 3 di Tulungagung Tahun 2013 Berdasarkan Hasil Evaluasi Menggunakan Model CIPP. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Asim, M.Pd dan (2) Febrita Paulina H, S.Pd, M.Pd.

Kata Kunci: manajemen, ekstrakurikuler, evaluasi, peringkat, komparasi.

Kondisi manajemen yang ada didalam suatu program kegiatan akan menentukan tingkat pencapaian dari kegiatan yang telah dilaksanakan. Begitu juga dengan kegiatan ekstrakurikuler bolabasket di sekolah. Untuk mengetahui tingkat pencapaian program kegiatan tersebut perlu dilakukan evaluasi. Hasil evaluasi dapat dijadikan sebagai bahan refleksi demi keberlangsungan program selanjutnya dengan lebih baik.
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji manajemen ekstrakurikuler bolabasket putri dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) dan membandingkan manajemen ekstrakurikuler bolabasket putri antara peringkat 1, 2, dan 3 Kobalajar (Kompetisi Bolabasket Antar Pelajar) tingkat SMA/Sederajat di Tulungagung tahun 2013.
    Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif dan komparatif dengan pendekatan evaluatif. Data diambil dari anggota ekstrakurikuler SMAN 1 Boyolangu, SMAN 1 Kedungwaru, dan SMKN 1 Boyolangu yang masing-masing sekolah diambil sampel diantaranya adalah 12 atlet, pelatih dan pembina ekstrakurikuler. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan instrumen berupa angket. Untuk mengolah data, peneliti menggunakan deskriptif persentase dan analisis varian satu jalan menggunakan uji Anova yang kemudian dilakukan pengujian lanjutan menggunakan uji Tukey dengan memanfaatkan SPSS 21.
    Dari pengolahan data menggunakan deskriptif persentase, diperoleh data hasil manajemen ekstrakurikuler antara lain: SMAN 1 Boyolangu dinyatakan“baik sekali”dengan perolehan persentase 82,69%; SMAN 1 Kedungwaru dinyatakan“baik sekali” dengan perolehan persentase 84,89%; dan SMKN 1 Boyolangu dinyatakan “baik” dengan perolehan persentase 73,90%. Melalui analisis One-Way Anova, dapat diketahui secara keseluruhan nilai signifikansi adalah 0,046. Karena nilai signifikansi 0,046 kurang dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan manajemen ekstrakurikuler bolabasket putri antara peringkat 1, 2, dan 3. Sedangkan melalui uji Tukey, dapat diketahui bahwa manajemen peringkat 1 memperoleh nilai 46,83, manajemen peringkat 2 memperoleh 45,50, dan manajemen peringkat 3 memperoleh nilai 43,67. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa manajemen peringkat 1 lebih baik dari pada manajemen peringkat 2, sedangkan manajemen peringkat 2 lebih baik dari pada manajemen peringkat 3.
Berdasarkan hasil analisis data yang dapat disimpulkan bahwa kedua manajemen ekstrakurikuler dinyatakan baik sekali dan satu manajemen lainnya dinyatakan baik, maka diharapkan para pelaku olahraga mampu mempertahankan apa yang telah dicapai dan terus berupaya untuk meningkatkan prestasi. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai tolok ukur untuk mengetahui kualitas program yang telah dilaksanakan dan sebagai bahan pertimbangan bagi manajemen ekstrakurikuler bolabasket untuk semakin menyempurnakan kualitas program selanjutnya.