SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Upaya Meningkatkan Pembelajaran Keterampilan Teknik Dasar Lempar Lembing Gaya Jingkat Menggunakan Metode Bermain Bagi Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 16 Malang.

agus siswanto

Abstrak


ABSTRAK

Siswanto, Agus. 2014. Upaya Meningkatkan Pembelajaran Keterampilan Teknik Dasar Lempar Lembing Gaya Jingkat Menggunakan Metode Bermain Bagi Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 16 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Supriatna, M.Pd, (II) Drs. Mardianto, M.Kes

 

Kata kunci: peningkatan, keterampilan, lempar lembing, bermain.

 

            Siswa dapat mempraktikan teknik dasar salah satu permainan olahraga  atletik lanjutan dengan koordinasi yang baik, serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan untuk dapat mempraktikan keterampilan teknik dasar lempar lembing gaya jingkat perlu menggunakan metode bermain. Karena berdasarkan hasil observasi diperoleh hasil yang kurang baik dari keempat teknik dasar yang diamati. Persentase kesalahan terlihat pada teknik pegangan sebanyak 52,63%, teknik membawa sebanyak 57,89%, tahap melempar sebanyak 57,89%, dan teknik akhiran sebanyak 52,63%.

            Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Pelaksanaan tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus dimana tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII C SMP Negeri 16 Malang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi (pengamatan), dokumentasi, tes keterampilan, catatan lapangan.

Manfaat penelitian ini adalah untuk meningkatkan pembelajaran keterampilan teknik dasar lempar lembing gaya jingkat maka dengan menggunakan metode bermain untuk menghindarkan siswa menjadi bosan dalam menerima pelajaran. Metode bermain yang saya gunakan adalah (1) bermain melempar lembing lurus ke bawah ke arah sasaran ban bekas tanpa menarik lengan, (2) bermain melempar lembing lurus ke bawah ke arah sasaran ban bekas dengan menarik lengan, (3) bermain melempar lembing lurus ke bawah ke arah sasaran kardus dengan kaki kanan melangkah kedepan, kaki kiri ditarik ke belakang badan, (4) bermain melempar lembing dengan awalan lari 3 (tiga) langkah dengan menggunakan sasaran ban bekas yang digantung setengah tiang pada tali rafia, (5) bermain melempar lembing dengan awalan jingkat menggunakan sasaran ban bekas yang posisinya lebih tinggi dari pada yang melempar dengan cara digantung, (6) bermain melempar lembing dengan mengkoordinasikan seluruh teknik dasar gerakan lempar lembing gaya jingkat dengan sudut lemparan parabola melalui tali yang diarahkan pada sasaran ban bekas yang diletakkan pada lantai.

Hasil penelitian ini telah terbukti mampu meningkatkan pembelajaran keterampilan siswa dari siklus ke siklus. Pada siklus I dari teknik pegangan yang benar sudah dilakukan dengan persentase keberhasilan sebanyak 68,42%, dari teknik membawa 68,42%, dari tahap melempar 63,16%, dari teknik akhiran 71%. Pada hasil siklus II juga menunjukkan peningkatan pembelajaran keterampilan dengan masing-masing persentase keberhasilan dari teknik pegangan yang benar sudah dilakukan dengan persentase keberhasilan sebanyak 94,74%, dari teknik membawa 92,11%, dari tahap melempar 84,21% dan dari teknik akhiran 92,11%.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode bermain dapat meningkatkan pembelajaran keterampilan teknik dasar lempar lembing gaya jingkat bagi siswa kelas VIII C SMP Negeri 16 Malang.