SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN PERMAINAN MODIFIKASI UNTUK PEMBELAJARAN KEBUGARAN JASMANI BAGI SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

Eko Prasetyo

Abstrak


ABSTRAK

 

Prasetyo, Eko. 2014. Pengembangan Permainan Modifikasi Untuk Pembelajaran Kebugaran Jasmani Bagi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Heru Widijoto, M. S. (II) Dr. Eko Hariyanto, M. Pd.

 

Kata Kunci: pengembangan, permainan modifikasi, kebugaran jasmani

Kebugaran jasmani merupakan salah satu aspek dalam ruang lingkup aktivitas pengembangan mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan bagi siswa kelas IV sekolah dasar. Aktivitas kebugaran jasmani bagi siswa kelas IV sekolah dasar meliputi latihan kekuatan otot, keseimbangan, kecepatan, kelincahan, dan daya tahan. Berdasarkan hasil wawancara kepada guru pendidikan jasmani, siswa rata-rata banyak yang tidak bisa melakukan tes push up dan cenderung bosan saat materi kebugaran jasmani karena kurang bervariasi. Dari penyebaran kuisioner, sebanyak 21 orang suka dengan pengembangan permainan untuk kebugaran jasmani (87.5%). Untuk mengatasi masalah tersebut, maka peneliti mencoba memecahkan masalah dengan mengembangkan permainan modifikasi untuk pembelajaran kebugaran jasmani bagi siswa kelas IV Sekolah Dasar.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membuat permainan modifikasi untuk pembelajaran kebugaran jasmani pada otot lengan dan badan bagian atas, agar siswa lebih senang dan tidak bosan saat pelajaran serta mendapat hasil yang maksimal.

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan model pengembangan dari Borg and Gall (1983:775) dan di sederhanakan menjadi 7 langkah sesuai dari Ardhana (2002:9), langkah-langkah tersebut adalah: (1) melakukan Analisis kebutuhan (2) perencanaan penelitian (3) Menyusun produk awal berupa model permainan modifikasi Produk yang sudah terbentuk kemudian di evaluasi oleh ahli (4) uji coba kelompok kecil (5) revisi produk (6) uji coba lapangan atau uji coba kelompok besar (7) revisi produk berdasarkan uji coba lapangan. Instrumen yang digunakan adalah berupa kuisioner berisi tentang produk yang telah dibuat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif berupa persentase.

Hasil dari penelitian ini adalah permainan modifikasi untuk pembelajaran kebugaran jasmani. (1) permainan shooting basket ban merupakan permainan yang memodifikasi dari shooting bola basket, menggunakan dua tangan dengan bola modifikasi seberat 1 kg dan dilemparkan ke arah ring ban setinggi 1.5 meter dengan ring yang menghadap ke arah pelempar (2) bola bowling merupakan permainan yang dimodifikasi dari permainan bowling dengan cara melempar menggunakan dua tangan. Permainan ini bertujuan untuk merobohkan botol bekas berisi pasir yang telah disusun sebagai sasaran. Bola modifikasi yang digunakan sama dengan bola permainan shooting basket ban (3) Tarik tali

merupakan permainan yang dimodifikasi dari permainan tarik tambang yang dilakukan oleh 2 regu dengan jumlah 5 pemain untuk setiap regunya. Menggunakan tali yang berbahan nilon halus agar tidak menciderai siswa dengan panjang 10 m, lebar 5 cm, tebal 0.5 cm dan sudah ditandai (4) Lempar ban merupakan permainan yang menggunakan dua tangan untuk melempar ban dari arah samping badan dan dilemparkan sejauh mungkin. Ban yang digunakan adalah ban bekas sepeda motor yang sudah dibersihkan dengan berat 0,75 kg. Keempat permainan tersebut disempurnakan dan dikembangkan melalui saran dan evaluasi para ahli, yaitu 1 ahli media pembelajaran, 1 ahli pembelajaran pendidikan jasmani, 1 ahli permainan dan 1 ahli kebugaran jasmani. Hasil data yang diperoleh dari keempat ahli tersebut bahwa model permainan modifikasi untuk pembelajaran kebugaran jasmani bagi siswa kelas IV SD telah layak untuk digunakan.

Dari hasil tersebut diharapkan pengembangan permainan modifikasi untuk pembelajaran kebugaran jasmani bagi siswa kelas IV Sekolah Dasar ini bisa menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang menyenangkan agar proses pembelajaran lebih menarik dan variasi, sehingga mencapai hasil yang maksimal.