SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran Keterampilan Atletik dengan Menggunakan Metode Bermain pada Siswa Kelas X NKPI 2 SMK Negeri 4 Probolinggo.

shandro yuan primayana

Abstrak


ABSTRAK

 

Yuan Primayana, Shandro. 2014. Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran Keterampilan Atletik dengan Menggunakan Metode Bermain pada Siswa Kelas X NKPI 2 SMK Negeri 4 Probolinggo.  Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mu’arifin, M.Pd.  (II) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd., M.Pd.

 

Kata Kunci:  Meningkatkan keaktifan, pembelajaran, keterampilan Atletik, Metode Bermain

Aspek keaktifan siswa dalam proses pembelajaran sangat mempengaruhi kemampuan belajar siswa baik secara kognitif maupun psikomotor, terutama dalam pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Berdasarkan dari hasil observasi awal, diperoleh hasil bahwa keaktifan siswa dalam pembelajaran ketrampilan dasar atletik masih kurang. Hal ini terlihat pada saat observasi awal hanya 41,67% yang aktif dalam pembelajaran, sedangkan yang lain bercanda, ngobrol dan duduk-duduk tidak mengikuti proses pembelajaran.

Dalam penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran ketrampilan dasar atletik menggunakan metode bermain pada kelas X NKPI 2 SMK Negeri 4 Probolinggo. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, dokumentasi dan catatan lapangan.

Penelitian ini termasuk ke dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dalam penelitian ini digunakan metode bermain sebagai solusi untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran keteranpilan atletik. Adapun permainannya meliputi lari rintang, lari estafet media pipa, estafet air, permainan 2 kepiting membawa balon, lompat katak beregu, lompat satu kaki beregu, lempar target dan lempar tangkap beregu. Siswa melakukan pembelajaran dengan menggunakan metode bermain untuk meningkatkan keaktifan dan antusiasme siswa dalam pembelajaran sehingga proses pembelajaran ketrampilan dasar atletik menjadi lebih optimal. Dalam penelitian ini, peneliti berkolaborasi dengan guru pendidikan jasmani SMK Negeri 4 Probolinggo untuk merencanakan kegiatan belajar mengajar yang berlangsung selama 2 siklus.

Bentuk pembelajaran ketrampilan dasar atletik dengan metode bermain dapat meningkatkan keaktifan siswa. Hal ini bisa dilihat dari persentase ketidak aktifan siswa dalam pembelajaran ktrampilan dasar atletik pada siklus I dan siklus II hasilnya sebagai berikut, pada siklus I pertemuan ke-1 dan ke-2 secara berurutan adalah 29,77% dan 26,9%. Pada siklus II mengalami peningkatan dengan berkurangnya persentase ketidak aktifan yaitu pertemuan ke-1 dan ke-2 secara berurutan adalah 7,32% dan 2,32%.

Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah dengan menggunakan metode bermain dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran ketrampilan dasar atletik pada kelas X NKPI 2 SMK Negeri 4 Probolinggo.