SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Peraturan Permainan Sepakbola tentang Gerakan Wasit Berbasis Audio Visual untuk Kelas XII SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen

Ahmad Rofiqi

Abstrak


ABSTRAK

 

Rofiqi, Ahmad. 2013. Pengembangan Media Pembelajaran Peraturan Permainan Sepakbola tentang Gerakan Wasit Berbasis Audio Visual untuk Kelas XII SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Mulyani Surendra, M.S, (II) Dr. Asim, M.Pd

 

Kata kunci: pembelajaran, media audio visual, gerakan wasit sepakbola

Berdasarkan observasi awal dan wawancara yang dilakukan peneliti dengan guru pendidikan jasmani dan siswa SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen pada tanggal 18-20 September 2012, pembelajaran peraturan permainan sepakbola tentang gerakan wasit  yang dilakukan belum pernah menggunakan pengembangan media pembelajaran berbasis audio visual serta respon siswa terhadap materi peraturan permainan sepakbola tentang gerakan wasit sangat kurang. Pada penelitian awal melalui penyebaran angket analisis kebutuhan (need assessment) terhadap 28 siswa, diperoleh hasil 28,6% menjawab tidak menarik dan 39,3% menjawab kurang menarik untuk materi peraturan permainan sepakbola tentang isyarat gerakan wasit. Guru menyatakan bahwa tidak pernah melakukan pengembangan pembelajaran.

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jalan keluar dari permasalahan yang ada yaitu dengan mengembangkan media pembelajaran peraturan permainan sepakbola tentang gerakan wasit berbasis audio visual. Diharapkan, pengembangan ini dapat menjadi solusi dalam pembelajaran agar siswa lebih antusias dan senang dalam pembelajaran peraturan permainan tentang gerakan wasit sepakbola. Penelitian yang dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen ini termasuk penelitian dan pengembangan (research and development). Dalam penelitian pengembangan ini teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan persentase. Teknik ini digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil penyebaran angket.

Saran-saran ahli terhadap hasil pengembangan adalah sebagai berikut: (1) pokok bahasan seharusnya peraturan permainan, (2) isyarat gerakan wasit ada dua yaitu isyarat gerakan wasit utama dan isyarat gerakan asisten wasit, (3) sistematika isi video harus berurutan, (4) suara narasi diperjelas. (5) ada goncangan kamera, sebaiknya menggunakan kamera pada tripot , (6) angle (sudut syuting) monoton, tidak ada variasi zooming (in/out), (7) caption dan audio sebaiknya dioptimalkan, (8) cover depan dan stiker CD sebaiknya didesain agar lebih komunikatif. (9) judul sebaiknya disesuaikan standar kompetensi dan kompetensi dasar,  (10) tayangan video sebaiknya antara materi wasit utama dan asisten wasit dipisah (11) kata-kata yang ada dalam video sebaiknya disesuaikan dengan Bahasa Indonesia yang benar. Berdasarkan analisis data uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan (kelmpok besar) dengan subjek 10  dan 35 siswa, dapat disimpulkan bahwa seluruh aspek dalam pengembangan media pembelajaran tersebut telah memenuhi kategori sangat valid yaitu antara 86-100%.

Pengembangan yang dilakukan menghasilkan produk akhir berupa video pembelajaran peraturan permainan sepakbola tentang gerakan wasit yang telah direvisi atas dasar saran para ahli sebagai berikut: (1) Pokok bahasan diganti peraturan permainan, (2) Sistematika isi video berurutan yaitu tayangan isyarat gerakan wasit utama kemudian isyarat asisten wasit, (3) Suara narasi diperjelas, (4) Goncangan kamera dikurangi dengan menggunakan tripot pada kamera, (5) Angle (sudut syuting) diberi variasi zooming (in/out), (6) Caption dan audio dioptimalkan, (7) Cover depan dan stiker CD didesain menjadi lebih komunikatif, (8) Judul disesuaikan standar kompetensi dan kompetensi dasar, (9) Tayangan video antara wasit utama dan asisten wasit dipisah, (10) Kata-kata yang ada dalam video dirubah dengan menggunakan bahasa Indonesia yang benar.