SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Pembelajaran Tolak Peluru dengan Menggunakan Pendekatan Model Permainan

Rizki Ramadhani

Abstrak


ABSTRAK

 

Ramadhani,Rizki.2013. Pengembangan Pembelajaran Tolak Peluru Dengan Menggunakan Pendekatan Model Permainan di SDN Kebontemu I Peterongan Jombang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd, (II) Drs. Supriatna, M.Pd

 

Kata kunci: penelitian pengembangan, model permainan, tolak peluru, SDN Kebontemu I Peterongan Jombang

Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti pada hari selasa tanggal 11 Desember 2012 jam 08.00 di SDN Kebontemu I Peterongan Jombang terhadap guru penjas dan siswa kelas V SDN Kebontemu I Peterongan Jombang, peneliti memperoleh informasi sebagai berikut: 1) Jumlah pembelajaran atletik tolak peluru ada 2 kali pertemuan yang terdiri dari 1 kali pemberian materi dan 1 kali pengambilan nilai 2) Siswa kurang memahami tolak peluru karena alokasi waktu yang terbatas 3) Siswa rata-rata tidak menyukai materi atletik.

Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian pengembangan ini bertujuan agar model permainan tolak peluru dapat membantu siswa kelas V SDN Kebontemu I Peterongan Jombang lebih merasa senang dan tertarik dalam proses pembelajaran tolak peluru.

Penelitian ini menggunakan model pengembangan Research & Development dari Borg & Gall tetapi hanya diambil 7 langkah dari 10 langkah: 1) Melakukan penelitian dan pengumpulan informasi 2) Melakukan perencanaan 3) Mengembangkan produk awal 4) Uji kelompok kecil 5) Revisi produk utama 6) Uji kelompok besar 7) Melakukan revisi produk.

Peneliti menggunakan jenis data yang didapat dari data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari wawancara dengan guru penjas dan penyebaran angket kepada siswa kelas V SDN Kebontemu I Peterongan Jombang. Adapun data kuantitatif didapat dari tinjauan para ahli serta uji coba kelompok kecil dan uji lapangan. Dari hasil evaluasi uji coba kelompok kecil dengan menggunakan 10 siswa diperoleh persentase 89,2% tergolong kriteria baik, dan pada uji coba kelompok besar dengan menggunakan 20 siswa diperoleh persentase 92,1% tergolong kriteria baik sehingga model permainan tolak peluru dengan menggunakan pendekatan permainan bagi siswa kelas V SDN Kebontemu I Peterongna Jombang yang dibuat dalam buku panduan dapat digunakan.

Berdasarkan penelitian tersebut, maka saran yang dapat diberikan yaitu sebaiknya penggunaan produk ini hendaknya dilaksanakan seperti apa yang direncanakan, kemudian dilakukan evaluasi terhadap tingkat kesulitan pembelajaran teknik dasar tolak peluru dengan menggunakan pendekatan model permainan yang sederhana. Jika tidak terdapat permasalahan dalam pembelajaran maka pembelajaran ini dapat dapat dilanjutkan, dan jika terdapat permasalahan dalam pembelajaran maka dapat dilakukan penyesuaian. Peran guru juga dibutuhkan sebagai pengawas dan pembimbing siswa dalam pembelajaran ini. Sehingga diharapkan nantinya pengembangan model pembelajaran ini dapat meningkatkan antusias siswa mengikuti pembelajaran tolak peluru