SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Permainan Pasing Bawah Bolavoli untuk Siswa Kelas X SMK Negeri 12 Malang.

Rizal Dwi Putra

Abstrak


ABSTRAK

 

Pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan di SMK Negeri 12 Malang khususnya materi bolavoli kurang maksimal dalam pelaksanaannya. Hal ini disebabkan oleh, kurangnya variasi dalam pembelajaran bolavoli yang diberikan oleh gurunya. Pada penelitian awal peneliti melakukan wawancara dengan guru pendidikan jasmani SMK Negeri 12 Malang. Berdasarkan analisis kebutuhan dengan wawancara kepada guru pendidikan jasmani diketahui bahwa siswa kurang berminat dalam menerima dan mempraktikkan materi bolavoli, mulai dari pemanasan, inti bahkan saat evaluasi. Selanjutnya, peneliti melakukan analisis kebutuhan dalam bentuk angket kepada 35 siswa yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 26 siswi perempuan yang telah diberikan pada hari Kamis, 4 Oktober 2012. Hasil dari analisis kebutuhan terhadap siswa kelas X MM 2 SMK Negeri 12 Malang menyatakan setuju apabila diberikan pengembangan model permainan pasing bawah bolavoli.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model permainan pasing bawah bolavoli untuk siswa kelas X MM 2 SMK Negeri 12 Malang, dengan harapan dapat meningkatkan motivasi belajar dan keaktifan siswa dalam mempraktikkan berbagai variasi dan kombinasi materi bolavoli khususnya teknik dasar pasing bawah.

Penelitian yang dilaksanakan di SMK Negeri 12 Malang ini menggunakan model pengembangan yang mengacu pada model pengembangan oleg Borg & Gall yang memiliki tahapan sebagai berikut: (1) penelitian awal (analisis kebutuhan) terhadap 35 siswa kelas X MM 2 SMK Negeri 12 Malang. (2) perencanaan produk awal. (3) evaluasi ahli. (4) merevisi hasil uji coba produk awal (sesuai hasil evaluasi ahli). (5) uji coba kelompok kecil menggunakan 10 subyek. (6) uji coba kelompok besar menggunakan 25 subyek. (7) merevisi hasil uji coba kelompok besar berdasarkan hasil evaluasi ahli sekaligus menyempurnakan produk.

Dari hasil analisis validasi ahli pembelajaran diperoleh hasil 70% dan ahli bolavoli diperoleh hasil 76% maka produk pengembangan layak digunakan sebagai media pembelajaran pada kegiatan pembelajaran bolavoli di SMK Negeri 12 Malang. Dari hasil uji coba (kelompok kecil) diperoleh persentase sebesar 86,5%, dan pada uji lapangan (kelompok besar) diperoleh persentase sebesar 87,04% sehingga produk pengembangan dapat digunakan.

Berdasarkan hasil uji ahli dan uji lapangan dapat disimpukan bahwa pengembangan model permainan pasing bawah bolavoli ini memiliki kategori baik dan dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Dengan adanya pengembangan model permainan pasing bawah bolavoli ini, diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar dan keaktifan siswa dalam mempraktikkan materi bolavoli khususnya teknik dasar pasing bawah bolavoli.