SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Program Latihan Pencak Silat Untuk Siswa Tingkat Sabuk Polos Unit Kegiatan Mahasiswa Persaudaraan Setia Hati Terate Komisariat Universitas Negeri Malang.

Dody Kisworo

Abstrak


i
ABSTRAK
Kisworo, Dody. 2007. Pengembangan Program Latihan Pencak Silat Untuk Siswa
Tingkat Sabuk Polos Unit Kegiatan Mahasiswa Persaudaraan Setia Hati Terate
Komisariat Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan
Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Ilmu
Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Heru Widijoto, M.S
(II) Drs. H. Agus Gatot Subijantoro, M.Kes.
Kata kunci: program latihan, pencak silat, siswa tingkat sabuk polos
Persaudaraan Setia Hati Terate.
Pencak silat merupakan salah satu hasil budaya bangsa Indonesia yang
memiliki unsur seni, beladiri, olahraga, dan unsur mental spiritual. Salah satu
organisasi pencak silat yakni Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Organisasi
ini mempunyai tujuan diantaranya melestarikan dan mempertinggi seni olahraga
pencak silat. Untuk menunjang keberhasilan tujuan tersebut maka perlu diadakan
proses latihan pencak silat yang tersusun dan terorganisir dengan baik yang
terangkum dalam program latihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengembangkan program latihan pencak silat untuk siswa tingkat sabuk polos
UKM PSHT UM.
Metode pengembangan penelitian ini menggunakan 9 langkah dari 10
langkah model penelitian Research and Development dari Borg and Gall yaitu:
(1) Melakukan penelitian dan pengumpulan data informasi, (2) Mengembangkan
produk awal, (3) Evaluasi para ahli, (4) Revisi produk, (5) Uji coba (kelompok
kecil), (6) Revisi produk, (7) Uji coba lapangan (kelompok besar), (8) Revisi
produk akhir, (9) Hasil akhir produk pengembangan. Lokasi penelitian dilakukan
di UKM PSHT UM. Subyek uji coba penelitian ini terdiri dari evaluasi ahli
dengan kualifikasi 1 ahli pembelajaran dan pelatihan, 2 ahli pencak silat PSHT.
Sedangkan untuk uji coba (kelompok kecil) sebanyak 6 subyek dengan perincian
1 orang pelatih dan 5 orang siswa tingkat sabuk polos. Untuk uji lapangan
(kelompok besar) sebanyak 30 subyek dengan perincian 1 orang pelatih dan 29
orang siswa tingkat sabuk polos. Teknik pengumpulan data menggunakan
kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam pengembangan ini adalah
persentase.
Dari pengembangan dan prosedur yang dilakukan di atas dihasilkan
produk pembelajaran, yaitu program latihan pencak silat untuk siswa tingkat
sabuk polos UKM PSHT UM. Sasaran program latihan ini yakni penguasaan
teknik dasar pencak silat. Program latihan mengacu pada kurikulum yang telah
ditetapkan oleh organisasi PSHT dan berisi tentang proses latihan siswa tingkat
sabuk polos, yaitu lama latihan selama tiga bulan, jumlah pertemuan 36 kali,
frekuensi latihan tiga kali seminggu, durasi latihan setiap pertemuan selama tiga
jam. Sedangkan materinya berupa tata tertib, kuda-kuda, pola langkah, serangan
dengan tangan, serangan dengan kaki, teknik belaan, senam dasar PSHT, jurus
PSHT, dan kesetiahatian (ke SH an). Program latihan ini diuraikan dalam tiga
tahap, yaitu (1) pendahuluan, (2) latihan inti, (3) penutup.

Teks Penuh: DOC PDF