SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BELAJAR TOLAK PELURU GAYA O’BRIEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE BERMAIN BOLA KARET PADA SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 2 TRENGGALEK, KABUPATEN TRENGGALEK

MUHAMMAD AZHAR RATHOMY

Abstrak


ABSTRAK

 

Azhar. Rathomy, Muhammad. 2012. Upaya meningkatkan keterampilan belajar tolak peluru gaya O’Brien dengan menggunakan metode bermain bola karet pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Trenggalek, Kabupaten Trenggalek. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mardianto, M.Kes, (II) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd

 

Kata kunci: Peningkatan, Keterampilan, Tolak Peluru Gaya O’Brein, Metode bermain Bola Karet.

Tolak peluru gaya O’Brein merupakan salah satu materi atletik yang terdapat dalam standar kompetensi Sekolah Menengah Pertama Kelas VIII. Salah satu kompetensi dasarnya yaitu siswa menguasai keterampilan tolak peluru. Berdasarkan hasil observasi awal, diperoleh hasil bahwa penguasaan keterampilan tolak peluru gaya O’Brein siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Trenggalek, Kabupaten Trenggalek masih kurang.  Jumlah siswa kelas VIII A adalah 33 siswa, 18 diantaranya laki-laki dan 15 siswa perempuan, dari hasil observasi yang telah dilakukan, diketahui bahwa dari jumlah keseluruhan siswa  yaitu 33, ternyata 28 siswa masih belum melampaui Standar Kompetensi Minimal yang telah yang ditentukan yaitu 72. Hal tersebut dikarenakan beberapa sebab seperti, bentuk fisik, perasaan tegang, perasaan takut, kurang konsentrasi, dan kurang memahami teknik. Oleh karena itu perlu adanya pembaruan metode penyampaian materi yaitu dengan penerapan metode bermain untuk menghindarkan siswa menjadi bosan dan kurang kreatif dalam menenerima pelajaran, agar pembelajaran dapat berhasil dengan baik, maka unsur-unsur bermain harus diperhatikan karena unsur yang terkandung dalam permainan adalah kegembiraan dan keceriaan.

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan tolak peluru gaya O’Brein siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Trenggalek menggunakan metode bermain bola karet.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus dimana tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Trenggalek. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi (pengamatan), dokumentasi, dan tes.

Hasil penelitian pada siklus I, siswa yang nilainya melampaui KKM sebesar 13 siswa (39,39%) dari 33 siswa, pada siklus 2 menjadi 28 siswa (84,85%). Pada observasi awal yang pada awalnya 30 orang siswa yang belum memenuhi standart ketuntasan minimal yaitu 72, berkurang menjadi 5 siswa yang belum memenuhi standart ketuntasan minimal. Dari hasil tersebut, menunjukkan adanya peningkatan terhadap penguasaan keterampilan tolak peluru gaya O’Brein siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Trenggalek yang terlihat dari perbandingan hasil observasi awal yang dilaksanakan pada saat pra tindakan dengan hasil refleksi yang diberikan pada akhir penerapan. Selain hasil persentasi mengenai keterampilan tolak peluru gaya O’Brein diperoleh pula hasil dari pengamatan sikap siswa pada saat proses pembelajaran, pada siklus 1 pertemuan 1, guru tidak mendampingi siswa pada saat pemanasan, siswa yang menyimpang tidak segera ditegur oleh guru, dan siswa tidak memperhatikan penjelasan guru saat guru menjelaskan. Namun pada pertemuan 2 sudah  terlihat peningkatan yang cukup baik dibandingkan dengan pertemuan I, pada pertemuan 3  sudah tidak ada siswa yang terlambat, siswa yang menyimpang menjadi lebih disiplin, siswa melakukan proses belajar dengan baik, dan siswa sudah menguasai keterampilan tolak peluru gaya O’Brein dengan baik dan benar. Walaupun pada refleksi siklus I ini  masih terdapat siswa yang belum tuntas, ini adalah wajar karena cukup sulit untuk mencapai taraf keberhasilan 100% siswa tuntas semua.

Peneliti menyarankan bagi guru bermanfaat untuk memperkaya pengetahuan dan model pembelajaran tolak peluru gaya O’Brein yang sudah diperbaiki, bagi siswa digunakan sebagai pedoman belajar, bagi sekolah dapat digunakan sebagai tolak ukur untuk keberhasilan pembelajan Pendidikan Jasmani dan bagi peneliti dapat digunakan sebagai sumber referensi bagi mahasiswa yang melakukan penelitian.yang berkaitan dengan materi pada skripsi ini.