SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENINGKATAN KEAKTIFAN DALAM PEMBELAJARAN GERAK DASAR LEMPAR TANGKAP DENGAN MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR BUNULREJI II KOTA MALANG

FINA RAHMA WARDHANI

Abstrak


ABSTRAK

 

Wardhani, Fina Rahma. 2013. Peningkatan Keaktifan dalam Pembelajaran Gerak Dasar Lempar Tangkap dengan Menggunakan Metode Bermain Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Bunulrejo II Kota Malan, Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahraga Universitas Negeri Malang. (1) Dra. Sulistyorini, M.Pd., (2) dr. Moch Yunus M.Kes.

 

Kata kunci: Penelitian tindakan kelas, keaktifan, lempar tangkap, bermain

 

Pendidikan jasmani adalah proses interaksi antara peserta didik dan lingkungan yang dikelola melalui aktivitas jasmani dalam upaya menuju pembentukan manusia seutuhnya. Pendidikan Jasmani diharapkan dapat membantu memaksimalkan tumbuh dan kembang anak. Oleh karena itu, pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar menuntut guru untuk kreatif, inovatif, efektif dan menyenangkan dalam pembelajaran pendidikan jasmani, untuk itu perlu adanya pendekatan, variasi maupun modifikasi dalam pembelajaran pendidikan jasmani, karena karakteristik anak usia SD masih suka bermain.

Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini untuk dapat meningkatkan kemampuan gerak dasar lempar dan tangkap serta keaktifan dalam pembelajaran gerak dasar lempar dan tangkap pada siswa kelas IV SDN Bunulrejo II Kota Malang.

Hasil observasi awal yang dilaksanakan pada tanggal 22 Januari 2013 terhadap 31 siswa Kelas IV SD Negeri Bunulrejo II Kota Malang, ditemukan tingkat kesulitan siswa yang  tinggi. Yaitu, 13 siswa tidak banyak bergerak saat melaksanakan pembelajaran (42%), 17 siswa yang kurang antusias dan tidak semangat saat melaksanakan pembelajaran (55%), 21 siswa yang tidak bersungguh-sungguh, bergurau dan membuang-buang waktu saat melaksanakan pembelajaran (68%), 15 siswa yang tidak tekun, mudah putus asa, dan tidak melakukan sampai bisa dalam melaksanakan pembelajaran (58%).

Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Langkah-langkah yang digunakan untuk memperoleh data pada penelitian ini antara lain adalah perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah suatu bentuk kajian yang bersifat reflektif oleh pelaku tindakan yang dilakukan untuk meningkatkan kemantapan rasional dari tindakan mereka dalam melaksanakan tugas, memperdalam pemahaman terhadap tindakan-tindakan yang dilakukan, serta memperbaiki kondisi di mana praktik pembelajaran tersebut dilakukan. Data diperoleh melalui penelitian yang dilakukan saat proses pembelajaran berlangsung. Data yang diperoleh adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Sumber data diperoleh dari siswa yang bersangkutan dalam penelitian dan guru yang mengajar pendidikan jasmani di sekolah tersebut.

Hasil penelitian pada tindakan siklus 1 dan siklus 2 metode bermain yang diterapkan dalam proses pembelajaran lempar tangkap menggunakan media ban bekas dan bola yang telah di modifikasi dapat meningkatkan pembelajaran lempar tangkap pada siswa kelas IV SD Negeri Bunulrejo II Kota Malang. Dapat dilihat dari aktivitas siswa dan guru dari hasil pembelajaran pada siklus I dan II, melalui peningkatan keaktifan siswa dari sebelum dan sesudah dilakukannya penelitian tindakan kelas.