SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Pembelajaran Gerak Dasar Atletik (Modifikasi Gerak Dasar Lari) dengan Metode Bermain untuk Siswa Kelas V SDN Dinoyo 3 Kota Malang

Abdul Rosyid Mu'iz

Abstrak


ABSTRAK

 

Mu’iz, Abdul Rosyid. 2013. Pengembangan Pembelajaran Gerak Dasar Atletik (Modifikasi Gerak Dasar Lari) dengan Metode Bermain untuk Siswa Kelas V SDN Dinoyo 3 Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mardianto, M.Kes, (II) Drs. Mulyani Surendra, M.S.

 

Kata Kunci: Pengembangan, bermain, pembelajaran, lari

 

Atletik merupakan kegiatan manusia sehari-hari yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan bermain dan berolahraga yang diperlombakan dalam bentuk lari, lompat dan lempar.   Lari merupakan frekuensi yang dipercepat sehingga pada saat lari ada kecenderungan badan melayang. Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan di SDN Dinoyo 3 Kota Malang khususnya materi atletik kurang maksimal dalam pelaksanaannya.Hal ini diketahui dari hasil observasi yang dilakukan tanggal 7 Februari 2013, guru Penjasorkes menyatakan pembelajaran kurang diminati adalah atletik dan senam, pembelajaran atletik hanya dilakukan satu pertemuan sehingga kurang, siswa-siswi lebih dominan bermain sepakbola dan bulutangkis, siswa kurang senang terhadap pembelajaran gerak dasar lari. Selanjutnya, peneliti melakukan analisis kebutuhan dalam bentuk angket kepada 32 siswa kelas V pada tanggal 7 Februari 2013. Dari analisis kebutuhan diperoleh hasil, 96,8% siswa pernah mendapatkan materi gerak dasar lari, 40,6% menyatakan guru tidak pernah memberikan variasi pemanasan yang mengarah pada gerak dasar lari. 68,7% menyatakan setuju sekali variasi permainan dikembangkan di dalam pembelajaran gerak dasar lari, 33% menyatakan setuju variasi permainan dikembangkan di dalam pembelajaran gerak dasar lari.

Penelitian ini menggunakan metode bermain dalam penelitian gerak dasar lari yang terdiri dari pemanasan dan inti pembelajaran, dengan tujuan siswa dapat termotivasi belajar, senang, tidak merasa bosan dan meningkatkan keaktifan siswa dalam mempraktikkan gerak dasar lari. Metode penelitian ini mengacu pada model pengembangan research and development Borg dan Gall. Sedangkan analisis yang digunakan yaitu kuantitatif dan kualitatif untuk menganalisis hasil pengumpulan data dari penelitian awal (analisis kebutuhan), evaluasi ahli, uji coba kelompok kecil dan kelompok besar.

Berdasarkan hasil evaluasi seorang ahli permainan diperoleh persentase 96,7%, masuk dalam kategori sangat baik, seorang ahli atletik diperoleh persentase 85,8%, masuk dalam kategori sangat baik dan seorang ahli pembelajaran diperoleh persentase 95,8%, masuk dalam kategori sangat baik. Kemudian berdasarkan uji coba tahap kelompok kecil yang dilakukan terhadap subjek sebanyak 10 siswa kelas V diperoleh hasil persentase dengan rata-rata 90,25%. Dari uji coba kelompok besar dengan subjek sebanyak 32 siswa kelas V mendapatkan hasil persentase dengan rata-rata 88,59% sehingga dapat disimpulkan bahwa, pembelajaran gerak dasar atletik (modifikasi gerak dasar lari) ini memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan siswa kelas V SDN Dinoyo 3 Kota Malang.