SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan model permainan gerak dasar lokomotor kelas III SDN Bumiayu 2 Malang.

Ghafur Jaelani

Abstrak


ABSTRAK

 

Jaelani, Ghafur. 2013. Pengembangan model permainan gerak dasar lokomotor kelas III SDN Bumiayu 2 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Eko Hariyanto,M. Pd (II) Drs. Oni Bagus Januarto. M.Kes

 

Kata Kunci: Pengembangan, Model Permainan, Gerak Dasar Lokomotor.

Berdasarkan hasil observasi awal dengan menggunakan  angket yang diberikan kepada guru pendidikan jasmani dan pengamatan secara langsung yang dilakukan oleh peneliti di SD Negeri Bumiayu 2 Kota Malang, materi Gerak Dasar Lokomotor yang  ada di dalam kurikulum SD kelas III adalah berbagai pola gerak jalan dan lari dalam permainan sederhana, tetapi masih banyak siswa di SD Negeri Bumiayu 2 Malang yang gerak dasarnya kurang baik, selain itu siswa juga lebih senang bermain dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani. Kendala yang di hadapi oleh guru adalah kurangnya refrensi materi gerak dasar lokomotor dalam bentuk permainan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model permainan yang bertujuan untuk mengembangkan gerak dasar lokomotor  siswa Sekolah Dasar Negeri Bumiayu 2 Malang, sehingga model permainan tersebut dapat digunakan untuk membantu proses pembelajaran serta dapat mengembangkan gerak dasar lokomotor siswa.

Penelitian yang dilaksanakan di SD Negeri Bumiayu 2 Kota Malang ini termasuk penelitian dan pengembangan (research and development). Dalam penelitian pengembangan ini teknik analisis data yang digunakan adalah teknik data kualitatif dan data kuantitatif berupa persentase.Teknik ini digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil penyebaran angket.

Dari hasil evaluasi ahli motorik diperoleh 80,88% untuk ahli permainan 82,14% untuk ahli pembelajaran SD 85,71 dan untuk uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar dengan menggunakan 10 siswa untuk uji kelompok kecil dan 28 siswa untuk uji kelompok besar diperoleh persentase uji kelompok kecil 91,19%  dan untuk uji kelompok besar 95,07%, maka model permainan gerak dasar lokomotor siswa Sekolah Dasar Negeri Bumiayu 2 Malang dapat digunakan.

  Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka saran yang dapat diberikan di antaranya: produk sebaiknya diperbanyak. Sehingga guru dapat memberikan pembelajaran pendidikan jasmani dengan baik, serta siswa dapat aktif dan mampu mengembangkan aktifitas gerak dasar lokomotor. Sebelum disebarluaskan sebaiknya produk disusun kembali menjadi lebih baik. Baik isi maupun kemasannya.