SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN PEMBELAJARAN TIME TOKEN ARENDS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN MELAKUKAN PROSEDUR ADMINISTRASI (Studi pada Siswa Kelas X APK di SMK Walisongo 1 Gempol)

Hutri Setya Dewi

Abstrak


ABSTRAK

Dewi, Hutri Setya. 2013. Penerapan Pembelajaran Time Token Arends Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Melakukan Prosedur Administrasi (Studi pada Siswa Kelas X APK di SMK Walisongo 1 Gempol). Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Wening Patmi Rahayu, S.Pd., M.M. (2) Dr. H. Heri Pratikto, M.Si

 

Kata kunci: Time Token Arends, Motivasi, Hasil Belajar.

Pembelajaran kooperatif (Cooperatif Learning), yaitu pembelajaran yang lebih menekankan pada keaktifan siswa di kelompok dalam menemukan dan mengembangkan pengetahuan yang ada, interaksi tatap muka, dan adanya komunikasi antar anggota kelompok serta adanya evaluasi proses belajar. Model pembelajaran Time Token Arends merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang dapat digunakan yang dapat digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui penerapan pembelajaran Time Token Arends pada Mata Pelajaran Melakukan Prosedur Administrasi di kelas X APK SMK Walisongo 1 Gempol, (2) Mengetahui adanya peningkatan motivasi belajar siswa, (3) Mengetahui adanya peningkatan hasil belajar siswa, (4) Mengetahui hambatan-hambatan yang terjadi dan solusi yang digunakan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, yang dimana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan dan tahap refleksi. Penelitian ini dilakukan di SMK Walisongo 1 Gempol, pada siswa kelas X APK yang berjumlah 39 siswa pada mata pelajaran Melakukan Prosedur Administrasi. Data penelitian ini diperoleh dari: (1) Observasi, (2) Wawancara, (3) Catatan Lapangan, (4) Angket, (5) Tes, (6) Dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan  model pembelajaran Time Token Arends dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Peningkatan motivasi belajar yang diperoleh dari angket motivasi menunjukkan persentase 77,42% pada siklus I dengan kategori “Baik” menjadi 83,07% pada siklus II  dengan kategori “Sangat Baik”. Sedangkan untuk hasil belajar, diperoleh dari hasil Post Test menunjukkan peningkatan dari 83,33% pada siklus I menjadi 91,89% untuk jumlah siswa yang tuntas belajar.

Saran yang dapat peneliti sampaikan adalah sekolah dapat mendukung guru untuk mengembangkan dan menjadikan model pembelajaran Time Token Arends sebagai salah satu alternatif pilihan pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Untuk peneliti lain, dapat melakukan kegiatan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan dan menerapkan model pembelajaran Time Token Arends pada mata pelajaran Melakukan Prosedur Administrasi dan mata pelajaran lainnya yang memiliki karakteristik yang sama.