SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Permainan Pada Pembelajaran Rollbox bagi Siswa Laki-laki Kelas XI SMA Negeri 1 Purwoharjo Banyuwangi

Dega Wasnawang

Abstrak


8ABSTRAK

 

Rollbox merupakan salah satu cabang dari senam lantai. Teknik gerakanrollbox hampir sama dengan teknik gerakan roll depan. Perbedaannya hanyaterdapat pada media yang digunakan untuk melakukan gerakan. Roll depanmenggunakan matras yang diletakkan di lantai dan diawali dengan keadaan diampada pelaksanaannya. Sedangkan rollbox menggunakan peti lompat atau boxdengan ukuran tinggi tertentu sebagai media bergulingnya dan menggunakan lariancang-ancang sebagai awalannya.

Berdasarkan observasi peneliti di SMA Negeri Purwoharjo Banyuwangi,untuk siswa laki-laki kelas XI yang terdiri atas 106 siswa terdapat permasalahandalam pembelajaran senam lantai terutama pada pembelajaran rollbox. Sebanyak60,37% jumlah siswa laki-laki tidak menyukai pembelajaran senam lantai padamateri rollbox dengan alasan pembelajarannya sulit dan membosankan. Dari dataobservasi peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa permasalahan terdapat padasaat siswa melakukan roll di atas box. Penyampaian materi yang diberikan jugamempengaruhi penguasaan siswa pada praktek gerak rollbox. Berdasarkananalisis kebutuhan terhadap siswa, peneliti mendapatkan data yaitu siswamembutuhkan cara penyampaian materi yang menyenangkan dan dalampelaksanannya diberikan tahap-tahap belajar yang mudah. Sedangkan data yangdiperoleh dari analisis kebutuhan terhadap guru penjas peneliti memperoleh databahwa guru penjas juga membutuhkan tambahan variasi cara penyampaian materirollbox dan menyetujui apabila peneliti membantu dengan mengembangkanmodel permainan.

Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian dan pengembangan(research and development). Dalam penelitian dan pengembangan ini mengacupada model penelitian dan pengembangan dari Borg & Gall. Model Penelitianyang diambil oleh peneliti adalah model penelitian dan pengembangan prosedural.Yaitu model penelitian yang menggunakan prosedur tertentu dan bersifatdeskriptif dalam menghasilkan suatu produk hasil pengembangan. Teknik analisisdata yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan persentase. Teknikini digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil penyebaranangket dan kuesioner.

Dalam penelitian dan pengembangan ini produk yang dikembangkanadalah model permainan untuk pembelajaran rollbox. Permainan yang diberikanadalah permainan “Loncat Ulat”, permainan ini memprioritaskan gerak meloncatyaitu untuk menstimulasi gerak meloncat ke atas box. Permainan “LoncatSambung”, permainan ini juga memprioritaskan pada gerak meloncat dengantangan menumpu yang bertujuan sama untuk stimulasi gerak meloncat ke atasbox. Permainan “Berguling Drum”, permainan ini lebih kompleks biladibandingkan dengan dua permainan sebelumnya karena permainan ini lebih seperti simulasi melakukan rangkaian gerak rollbox dengan modifikasi tertentuagar lebih menyenangkan apabila dilakukan oleh siswa.

Berdasarkan data hasil uji coba produk 1 (10 subyek) dapat disimpulkanbahwa (80%) dari subyek uji coba pada siswa SMA Negeri 1 PurwoharjoBanyuwangi menyatakan bahwa permainan yang dilakukan menyenangkan danmudah dilakukan. Berdasarkan data hasil uji coba produk II (30 subyek) dapatdisimpulkan bahwa (66,7%) siswa SMA Negeri 1 Purwoharjo Banyuwangimenyatakan bahwa permainan yang dilakukan menyenangkan dan mudahdilakukan. Sehingga produk Pengembangan Model Permainan Rollbox BagiSiswa Laki-laki Kelas XI SMA Negeri 1 Purwoharjo Banyuwangi ini dapatdigunakan sebagai alternatif untuk belajar keterampilan rollbox.