SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Pembelajaran Lempar Lembing Menggunakan Permainan Bervariasi pada Siswa Kelas X di SMK Negeri 1 Bakung Kabupaten Blitar

Eka Dewi Anggraini

Abstrak


ABSTRAK

 

Anggraini, Eka Dewi. 2013. Pengembangan Pembelajaran Lempar Lembing Menggunakan Permainan Bervariasi pada Siswa Kelas X di SMK Negeri 1 Bakung Kabupaten Blitar. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Mardianto, M.Kes, (II) Drs. Supriatna, M.Pd

 

Kata Kunci: pengembangan, pembelajaran, lempar lembing

 

Pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan (penjasorkes) merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak, keterampilan berfikir kritis, keterampilan sosial, penalaran, stabilitas emosional, tindakan moral, aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui aktivitas jasmani, olahraga dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional. Di dalam kurikulum penjasorkes materi atletik khususnya lempar lembing dibelajarkan di sekolah pada setiap semester. Namun, di dalam pelaksanaan pembelajaran lempar lembing di sekolah memiliki perbedaan. Perbedaan itu dikarenakan sarana dan prasarana yang dimiliki setiap sekolah tidak sama.

Untuk mengatasi perbedaan tersebut maka peran guru penjasorkes sangat besar. Yaitu guru harus mampu melaksanakan pembelajaran dengan memanfaatkan sarana prasarana yang terdapat di sekolah. Pelaksanaan pembelajaran lempar lembing di SMK Negeri 1 Bakung Kabupaten Blitar kurang maksimal dikarenakan alat yang dapat digunakan hanya 2 buah lembing dan pembelajaran yang diberikan oleh guru masih menggunakan metode komando. Berkaitan dengan itu maka dikembangkan pembelajaran lempar lembing menggunakan permainan bervariasi pada siswa kelas X di SMK Negeri Bakung Kabupaten Blitar.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan pembelajaran lempar lembing menggunakan permainan bervariasi pada siswa kelas X di SMK Negeri Bakung Kabupaten Blitar.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian yang berupa paparan dari hasil penelitian dalam pembelajaran lempar lembing menggunakan permainan bervariasi pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Bakung Kabupaten Blitar. pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik obeservasi terhadap pembelajaran lempar lembing, wawancara dengan guru penjasorkes SMK Negeri 1 Bakung, angket analisis kebutuhan yang diberikan kepada guru dan siswa, evaluasi ahli (pembelajaran, atletik, permainan, dan media), uji kelompok kecil, dan uji kelompok besar.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh simpulan hasil penelitian sebagai berikut: Produk pengembangan pembelajaran lempar lembing menggunakan permainan bervariasi dikembangkan melalui beberapa langkah, mulai dari penelitian awal, evaluasi para ahli (1 orang ahli pembelajaran, 1 orang ahli atletik, 1 orang ahli permainan, dan 1 orang ahli media), uji kelompok kecil, dan uji kelompok besar. Produk pengembangan ini terdiri dari enam macam permainan yang bersifat kompetitif sehingga lebih menarik minat siswa dalam belajar lempar lembing dan cukup mudah untuk dilakukan. Alat yang digunakan juga cukup mudah untuk didapat serta dapat memanfaatkan lapangan di lingkungan sekolah. Berdasarkan uji kelompok kecil dan uji kelompok besar model permainan ini mudah dilakukan, bermanfaat dalam pembelajaran lempar lembing, menarik, dan aman jika dilakukan. Dengan adanya permainan yang bervariasi ini nantinya dapat membantu siswa untuk lebih bersemangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran lempar lembing.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan (1) Pengembangan pembelajaran lempar lembing ini diharapkan dapat dikembangkan lagi agar lebih variatif sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan, (2) Subjek penelitian diharapkan lebih luas tidak hanya siswa di SMK Negeri 1 Bakung Kabupaten Blitar tetapi juga sekolah-sekolah lain, (3) Sebaiknya dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui tingkat efektivitas dari produk yang dikembangkan, karena hasil penelitian ini hanya sampai tersusun sebuah produk saja.