SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Metode Bermain Cakram Ceria Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Lempar Cakram di Kelas XI MM3 SMK Negeri 11 Malang

putra ardy sanjaya

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Sanjaya, Putra Ardy. 2013. Penerapan Metode Bermain Cakram Ceria Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Lempar Cakram di Kelas XI MM3 SMK Negeri 11 Malang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Mardianto, M.Kes, (II) Drs. Agus Tomi, M.Pd.

 

Kata Kunci: meningkatkan, keaktifan pembelajaran lempar cakram, pendekatan bermain

 

Olahraga Lempar Cakram adalah salah satu nomor lomba dalam atletik yang menggunakan sebuah benda kayu yang berbentuk piring bersabuk besi, atau bahan lain yang bundar pipih yang dilemparkan. Berdasarkan hasil observasi awal, diperoleh hasil bahwa keaktifan siswa dalam pembelajaran lempar cakram masih belum optimal. Banyak siswa yang kurang aktif, kurang senang dan kurang tekun dalam mengikuti kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran lempar cakram di kelas XI MM3 SMK Negeri 11 Malang yang belum optimal dengan menggunakan pendekatan bermain. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan catatan lapangan.

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Melalui PTK ini dilaksanakan pembelajaran lempar cakram dengan menggunakan metode bermain. Melalui permainan ini, siswa melakukan gerak dasar lempar cakram sambil bermain dalam melaksanakan pembelajaran. Hal ini penting mengingat siswa kelas XI MM3 SMK Negeri 11 Malang belum menunjukkan keaktifan dalam melakukan kegiatan pembelajaran. Dalam penelitian ini, peneliti berkolaborasi dengan guru merencanakan tindakan pembelajaran yang berlangsung selama 2 siklus.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan siswa dalam pembelajaran lempar cakram di kelas XI MM3 mengalami peningkatan setelah diberikan metode bermain.

Presentase hasil belajar siswa adalah sebagai berikut: (1). Terdapat 9 siswa (26%) dari 32 siswa yang aktif dalam mengikuti pembelajaran, 23 siswa (74%) dari 32 siswa kurang aktif. Kemudian setelah dilakukan tindakan pada siklus 1 terdapat 17 siswa (52%) dari 32 siswa yang aktif, 15 siswa (48%) dari 32 siswa kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran. Kemudian pada siklus 2 terdapat 30 siswa (92%) dari 32 siswa yang aktif, 2 siswa (8%) dari 32 siswa kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran. Presentase dari indikator aktif diperoleh dengan menjumlah hasil skor yang diperoleh dari indikator aktif kemudian dibagi dengan hasil perkalian antara jumlah siswa dan lima deskriptor dari indikator aktif kemudian dikali 100%. (2). Terdapat 10 Siswa (26%) dari 32 siswa senang dalam mengikuti pembelajaran, 22 siswa (74%) dari 32 siswa kurang senang mengikuti pembelajaran. Kemudian setelah diberikan tindakan pada siklus 1 terdapat 18 siswa (56%) dari 32 siswa senang mengikuti pembelajaran, 14 siswa (44%) dari 32 siswa kurang senang dalam mengikuti pembelajaran. Kemudian pada siklus 2 terdapat 28 siswa (88%) dari 32 siswa senang dalam mengikuti pembelajaran, 4 siswa (12%) dari 32 siswa kurang senang dalam mengikuti pembelajaran. Presentase dari indikator senang diperoleh dengan menjumlah hasil skor yang diperoleh dari indikator senang kemudian dibagi dengan hasil perkalian antara jumlah siswa dan lima deskriptor dari indikator senang kemudian dikali 100% (3). Terdapat 10 siswa (26%) dari 32 siswa tekun dalam mengikuti pembelajaran, 22 siswa (74%) dari 32 siswa kurang tekun dalam mengikuti pembelajaran. Kemudian setelah dilakukan tindakan pada siklus 1 terdapat 18 siswa (55%) dari 32 siswa tekun dalam mengikuti pembelajaran, 14 siswa (45%) dari 32 siswa kurang tekun dalam mengikuti pembelajaran. Sedangkan  pada siklus 2 terdapat 28 siswa (87%) dari 32 siswa tekun dalam mengikuti pembelajaran, 4 siswa (13%) dari 32 siswa kurang tekun dalam mengikuti pembelajaran. Presentase dari indikator tekun diperoleh dengan menjumlah hasil skor yang diperoleh dari indikator tekun kemudian dibagi dengan hasil perkalian antara jumlah siswa dan lima deskriptor dari indikator tekun kemudian dikali 100%.

Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah dengan pemberian pendekatan bermain dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran lempar cakram di kelas XI MM3 SMK Negeri 11 Malang.