SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN FOOTWORK (LANGKAH KAKI) BULUTANGKIS MENGGUNAKAN BENTUK LATIHAN FOOTWORK YANG BERVARIASI UNTUK SISWA EKSTRAKURIKULER BULUTANGKIS SMA NEGERI 3 MALANG

Anang Hermawan

Abstrak


ABSTRAK

Hermawan, Anang. 2013.Upaya Meningkatkan Keterampilan Footwork (Langkah Kaki) Bulutangkis Menggunakan Bentuk Latihan Footwork Yang Bervariasi Untuk Siswa Ekstrakurikuler Bulutangkis SMA Negeri 3 Malang.Skripsi, JurusanPendidikanJasmanidanKesehatan, FakultasIlmuKeolahragaan, UniversitasNegeri Malang.Pembimbing: (I) Drs.LokanantaTeguhHW.,M.Kes. (II) Dra. Sri Purnami, M.Pd.

Kata Kunci: Keterampilan Footwork, Bentuk Latihan yang Bervariasi

 

Keterampilan footwork merupakan salah satu keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh pemain dalam permainan bulutangkis. Dengan keterampilan footwork yang baik, maka seorang pemain dapat menempatkan posisi badan yang baik pula untuk memukul bola. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilaksanakan di siswa ekstrakurikuler bulutangkis SMA Negeri 3 Malang, keterampilan footwork siswa masih kurang maksimal hal ini dikarenakan beberapa faktor terutama pembelajarannya yang hanya memindahkan bola dari sisi kanan ke sisi sebelah kiri lapangan saja (shuttlerun).

Dalam penelitianinibertujuanuntuk meningkatkanketerampilan footworkmelaluibentuk latihan yang bervasiasi.Penelitian yang dilakukan ialah penelitiantindakanolahraga (PTO)denganpendekatandeskriptifkuantitatif dan diskriptif kualitatif. Pelaksanaantindakanolahragainidilakukanmelaluiduasiklus, satusiklustiga kali pertemuandimanasetiapsiklusterdiridari 4 tahap,yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Subjekdalampenelitianiniadalah28siswaekstrakurikuler bulutangkis SMA Negeri 3 Malang.Teknikpengumpulan data dalampenelitianinimenggunakan wawancara,observasi (pengamatan) dantes keterampilan.

Melaluibentuk latihanfootwork yang bervariasidapatmeningkatkanketerampilan footwork siswa. Hal ini bisa dilihat dari persentase gerakan footwork yang benarpada siklus Idan siklus II hasilnya sebagai berikut, pada siklus I pertemuan ke-1, ke-2, dan ke-3 secara berurutan adalah pada tahap persiapan sebesar 80%, 89.29%, 92,86%. tahap pelaksanaan sebesar 52%, 57,14%, 60,71% sedangkan tahapfollow-through sebesar 44%, 50%, 53,57%. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu pertemuan ke-1, ke-2, dan ke-3 secara berurutan adalah pada tahap persiapan sebesar 100%, 100%, 100%. tahap pelaksanaan sebesar 64,29%, 71,43%, 85,71% sedangkan tahap follow-through sebesar 60,71%, 67,86%, 82,14%.

Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah dengan memberikan bentuk latihan yang bervariasidapat meningkatkanketerampilan footwork siswa dalam pembelajaranfootwork bulutangkis. Adapun saran yang diberikan Dari hasil penelitian ini,pelatih dapat memberikan drilling-drilling kecil untuk mengasah keterampilan footwork siswa dan siswa dapat mengasah kemampuannya sendiri dirumah sesuai dengan latihan yang diberikan.