SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model LatihanUmpanCrosingDalamPermainanSepakbolaUntukAnakUsia 15 TahunDisekolahSepakbolaTrisula Perak KabupatenBlitar

kukuh kurniadi

Abstrak


ABSTRAK

 

Kurniadi, Kukuh. 2013. Pengembangan Model LatihanUmpanCrosingDalamPermainanSepakbolaUntukAnakUsia 15 TahunDisekolahSepakbolaTrisula Perak KabupatenBlitar.Skripsi,

JurusanPendidikanJasmanidanKesehatan, FakultasIlmuKeolahragaanUniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) I NengahSudjanaS.Pd, M.Pd(II) Drs. Mahmud YunusM.Kes.

 

Kata kunci:Pengembangan, Model Latihan, UmpanCrossing, DalamPermaianSepakbola

Sepakbolamerupakansalahsatucabangolahragapermainan yang sangatdigemariolehberbagailapisanmasyarakat, baikanak-anak, remaja, bahkan orang yang dewasagemarmenontondanbermainsepakbola. Olahragainimerupakangabungandaribeberapateknikindividudantim yang menyatudalamsebuahkerjasamakeseluruhan. Dalamhaliniteknik-teknikindividu yang baikakanmendukungkerjasamatim yang baik. Padadasarnyasepakbolaadalahpermainanberegu yang dimainkanolehindividu-individu

Hasilobservasisertahasilangket yang disebarpenelitikepadasiswaSekolahSepakbolaTrisula Perak dilapanganKademanganKab.Blitarmenunjukanbahwa 80 % siswasudahbisamelakukanpasing, dan 78 % siswasudahbisamelakukanshooting danhampir 82% siswasudahbisamelakukankontrol bola sedangkan 75%  pemainsepakbolaTrisula Perak yang berusian 15 tahunbelummempunyaikemampuanmelakukancrossing yang baikdanbenar, halinimunculsetelahpenelitimelakukanobservasilapanganpadasaatsekolahsepakbolaTrisula Perak melakukanlatihanrutin, danhasildariangket yang disebarkankepadasiswasekolahsepakbolaTrisulaperak.

Penelitianinibertujuanuntukmengembangkan model-model latihancrossing dalampermainansepakboladenganmengacupadatehnikdanprinsip-prinsipcrossing yang dilakukan di sekolahsepakbolaTrisula Perak Kab.Blitar

Produkininantinyaberupa model-model latihanumpan crossing yang dikemasdalamsebuahbukupanduan yang dimanabukutersebutdapatmemudahkansiswasekolahsepakboladalammempelajaridanmemahami model-model latihan crossing tersebut.

Metode pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan dari Borg and Gall. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini berupa angket kuesioner. Angket kuesioner diberikan kepada 2 orah ahli sepakbola, uji coba (kelompok kecil) terhadap siswa sekolah sepakbola trisula perak sebanyak 6 orang dan untuk uji coba lapangan (kelompok besar) sebanyak 20 orang siswa sekolah sepakbola trisula perak kabupaten blitar.

Hasil tinjauan para ahli, yaitu ahli sepakbola 1 menyatakan bahwa produk yang dikembangkan ini sebenarnya sudah layak digunakan dan memenuhi kriteria baik untuk digunakan akan tetapi saran dari uji ahli 1 adalah supaya masing-masing model latihan diberi nama dan saran yang kedua adalah dalam menjelaskan materi lebih dibenahi dalam segi bahasa dan penjelasan karena dengan penjelasan yang mudah dipahami akan memudahkan pembaca memahami tulisan tersebut. Untuk uji ahli sepakbola II sama halnya dengan uji ahli I yaitu produk sebenarnya sudah layak dan masuk dalam kriteria baik untuk digunakan akan tetapi uji ahli dua juga memeberikan masukan yaitu yang pertama adalah dalam hal variasi latihan mungkin lebih dikembangkan lagi dan yang kedua dari segi bahasa dalam menyampaikan materi diperbaiki lagi. Sedangkan hasil uji lapangan (kelompok besar) diperoleh bahwa seluruh aspek dalam Pengembangan Model Latihan Umpan Crossing Dalam Permainan Sepakbola Untuk Anak Usia 15 Tahun Di Sekolah Sepakbola Trisula Peraka Kabupaten Blitar tersebut telah memenuhi kriteria baik yaitu antara 80-100%. Berdasarkan hasil  uji coba (kelompok kecil) dan uji lapangan (kelompok besar), maka diperoleh bahwa produk pengembangan.

Hasilpenelitiandanpengembanganinihanyaterbataspadapengembanganproduk, makapenelitimenyarankanagar dilakukanpenelitianselanjutnya yang mengujitentangtingkatefektivitasproduk yang telahdikembangkan.