SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Materi tentang Bahaya Seks Bebas Untuk Siswa Kelas VIII SMP

Vidra Dwi Saputro

Abstrak


ABSTRAK

 

Saputro, Dwi Vidra. 2013. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Materi tentang Bahaya Seks Bebas Untuk Siswa Kelas VIII SMP. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Wasis Djoko Dwiyogo, M.Pd. (2) Drs. Mahmud Yunus, M.Kes.

 

Kata Kunci : Media Pembelajaran Interaktif, Bahaya Seks Bebas

 

Seks bebas adalah hubungan seksual yang dilakukan diluar ikatan pernikahan, baik suka sama suka atau dalam dunia prostitusi. Seks bebas sangat tidak layak dilakukan mengingat resiko yang sangat besar. Pada remaja biasanya akan mengalami kehamilan diluar nikah yang memicu terjadinya aborsi.  Aborsi itu sangatlah berbahaya dan beresiko kemandulan bahkan kematian. Untuk itu  pemberian materi tentang bahaya seks bebas harus digalakkan di sekolah-sekolah. Hal ini bertujuan agar siswa atau peserta didik memahami dengan baik bahwa sangat berbahaya perlakuan seks bebas. Dalam penyampaian materi bahaya seks bebas hendaknya guru menggunakan media pembelajaran yang dapat menarik minat belajar siswa. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara 86,67% siswa memilih e-book/softwere komputer sebagai media yang diminati dan guru pendidikan jasmani di SMP Negeri 17 Malang belum memiliki media pembelajaran.

Berdasarkan uraian diatas penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran materi bahaya seks bebas dengan menggunakan media interaktif yang diharapkan mampu menarik dan meningkatkan minat belajar siswa khususnya pada materi bahaya seks bebas. Media pembelajaran ini juga bertujuan untuk mempermudah siswa dalam menguasai materi yang disampaikan oleh guru.

Model pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan research and development dari Bord dan Gall yang telah dimodifikasi oleh peneliti. Prosedur penelitian dan pengembangan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) analisis kebutuhan melalui wawancara dan penyebaran angket. (2) pembuatan rancangan prodak berdasarkan hasil wawan cara dan penyebaran angket. (3) produk awal (berupa media pembelajaran interaktif materi bahaya seks bebas) selanjutnya dievaluasi oleh satu ahli media, satu ahli pembelajaran, dan kemudian melakukan revisi produk. (4) Uji coba kelompok kecil pada 12 subjek. (5) revisi produk sesuai dengan analisis pada uji coba kelompok kecil. (6) uji coba kelompok besar yang dilakukan pada 40 subjek. (7) Melakukan revisi untuk penyempurnaan produk akhir.

Berdasarkan pengumpulan data menggunakan instrument dalam bentuk kuisioner didapat hasil sebagai berikut. (1) hasil evaluasi ahli media memperoleh angka sebesar 94,12% sehingga dinyatakan baik , dan ahli pembelajaran 100% dinyatakan baik dan layak untuk digunakan. (2) hasil uji kelompok kecil memperoleh angka sebesar 84,93% dinyatakan baik (3) hasil uji kelompok besar memperoleh angka sebesar 84,45% dinyatakan baik dan layak untuk digunakan.

Hasil produk pengembangan berupa media pembelajaran interaktif berisikan konsep-konsep materi tentang bahaya seks bebas. Produk ini akan dikemas dalam bentuk CD (compact disc) dan dilengkapi dengan buku petunjuk penggunaan. Produk yang dikembangkan dalam bentuk software komputer ini memiliki kelebihan sebagai berikut: 1) Siswa lebih antusias dan tertarik dalam proses pembelajaran, hal ini dikarenakan produk yang digunakan sangat menarik, sebab pada penyajiannya dilengkapi dengan background musik, animasi, video dan gambar yang dapat berinteraksi dengan penggunanya sehingga pengguna mampu mengontrol dan memilih apa yang menjadi keinginan pengguna, 2) Lebih mudah untuk dipelajari, karena media pembelajaran ini dilengkapi dengan tombol-tombol menu pada setiap tampilanya sehingga pengguna dapat memilih materi yang akan dipelajari sesuai dengan keinginan pengguna, 3) produk ini sangatlah praktis dan efisien untuk digunakan karena ukuran file yang relatif kecil dan sangat mudah digandakan untuk kepentingan pendidikan, terutama dalam pembelajaran pendidikan jasmani.

Saran diseminasi: a) Sebelum disebar ke lingkup yang lebih luas, sebaiknya produk ini disusun dan di evaluasi kembali sesuai dengan sasaran yang ingin dituju dan disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku, b) Agar pengembangan media pembelajaran interaktif ini dapat digunakan pada kancah yang lebih luas perlu dilakukan penelitian dan pengembangan lebih lanjut pada langkah penelitian dan pengembangan ke 8-10 sesuai dengan langkah langkah dari borg and gall, c) Sebelum produk disebarkan perlu adanya sosialisasi pada sekolah yang akan menggunakan produk ini, dan setelah produk ini tersebar perlu adanya sosialisasi kepada sekolah-sekolah untuk tidak menjual atau memanfaatkan produk ini untuk kepentingan pribadi.