SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Keterampilan Lay Up Bolabasket Menggunakan Metode Circuit pada Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang

Nade Trinopiansyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Trinopiansyah, Nade. 2013. Peningkatan Keterampilan Lay Up Bolabasket Mengunakan Metode Circuit pada Siswa KelasVIII A SMP Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes, (II) Dr. Saichudin, M.Kes.

 

Kata Kunci: Peningkatan, Keterampilan lay up bolabasket, Metode circuit.

Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan pada tanggal 21 Januari 2013 di SMP Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang, pembelajaran lay up bolabasket kurang efektif, guru mengajar dengan memanfaatkan lima bolabasket yang digunakan oleh 30 siswa secara bergantian sehingga siswa menunggu terlalu lama untuk melakukan teknik dasar lay up bolabasket sehingga hasilnya kurang maksimal. Hal ini dibuktikan dari hasil observasi pada tes lay up bolabasket, pada sikap awal 15 siswa atau 50% siswa melakukan dengan kategori tidak baik, pada mendribel bola 20 siswa atau 67% siswa melakukan dengan kategori tidak baik, pada koordinasi kaki dan tangan 22 siswa atau 73% siswa melakukan dengan kategori tidak baik, pada memasukkan bola 21 siswa atau 70% siswa melakukan dengan kategori tidak baik.

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan variasi baru dalam pembelajaran dengan menggunakan metode circuit. Tujuan metode circuit ini untuk memberikan pengalaman gerak sebanyak-banyaknya kepada siswa untuk melakukan teknik dasar lay up bolabasket yang diharapkan bisa meningkatkan keterampilan lay up bolabasket siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang.

Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang yang berjumlah 30 siswa yang terdiri dari 13 putra dan 17 putri. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan tindakan kelas ini menggunakan dua siklus, dimana tiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi.

Hasil penelitian ini menyatakan bahwa melalui metode circuit mampu meningkatkan keterampilan siswa. Pada siklus II keterampilan siswa dalam melakukan teknik lay up bolabasket sudah mengalami peningkatan dari observasi awal. Hal ini bisa dilihat dari persentase keberhasilan siswa dalam melakukan lay up bolabasket, pada sikap awal 28 siswa atau 93% siswa melakukan dengan kategori baik, pada mendribel bola dari 23 siswa atau 77% siswa melakukan dengan kategori baik, pada koordinasi kaki dan tangan 24 siswa atau 80% siswa melakukan dengan kategori baik, pada memasukkan bola 23 siswa atau 77% siswa melakukan dengan kategori baik.

Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah dengan menggunakan metode circuit dapat memberikan pengalaman gerak sebanyak-banyaknya pada siswa dan dapat meningkatkan keterampilan lay up bolabasket siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang.