SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Meningkatkan Keaktifan Pembelajaran Lari Sprint Siswa Kelas V SDN Wonorejo 02 Dengan Menggunakan Pendekatan Kooperatif Model TGT (team game tournament).

prima Romadhoni

Abstrak


ABSTRAK

 

Prima Romadhoni. 2012. Meningkatkan Keaktifan  Pembelajaran Lari Sprint Siswa Kelas V SDN Wonorejo 02 Dengan Menggunakan Pendekatan Kooperatif Model TGT (team game tournament). Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Setyo Budiwanto, M. Kes, (II) I Nengah Sudjana, SPd., M.Pd

 

Kata Kunci: kaktifan  pembelajaran, lari sprint, kooperatif model TGT (Team Game Turnament)

Olahraga atletik diajarkan mulai jenjang SD/MI hingga jenjang SMA/MA. Lari sprint merupakan salah satu cabang atletik yang diajarkan di SDN Wonorejo 02 khususnya pada siswa kelas V diharapkan dalam pembelajaran ini siswa bisa ikut berperan aktif dalam pembelajaran tetapi dalam kenyataan yang ada di lapangan ditemui fakta bahwa siswa tidak senang dan kurang aktif dalam  pelaksanaan pembelajaran lari sprint .

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan  pembelajaran lari sprint setelah mengunakan pendekatan pembelajaran kooperatif model TGT. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian tindakan kelas, lembar observasi, wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan.

Melalui PTK ini dilaksanakan pembelajaran lari sprint mengunakan pendekatan kooperatif model TGT. Melalui pembelajaran kooperatif model TGT  ini, siswa melakukan lari sprint dalam bentuk permaianan dan perlombaan dalam melaksanakan pembelajaran. Hal ini penting mengingat tidak semua siswa menyenangi olahraga lari sprint. Dalam penelitian ini, peneliti berkolaborasi dengan guru merencanakan tindakan pembelajaran yang berlangsung selama 2 siklus.

Hasil penelitian menunjukan bahwa keaktifan  pembelajaran mengunakan pendekatan kooperatif model TGT pada siswa kelas V SDN Wonorejo 02  mengalami peningkatan. Hasil tindakan siklus 1dan 2 dari Aktif merespon instruksi guru sebesar 68%, 93%, 2) Giat dalam upaya menguasi materi sebesar 73%, 95%3) Tanpa disuruh aktif menjalankan tugas  76%, 95%, 4) Siswa berusaha menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dan konstruktif (dinamis, meriah, dan menyenangkan) sebesar 72%, 97%.5) Mendengarkan penjelasan guru mengenai materi materi lari sprint sebesar 80%, 98%, 6) Mengamati teman yang melakukan materi lari sprint  sebesar 77%, 95%, 7) Berperan aktif dalam pembelajaran materi lari sprint sebesar 73%, 97%, 8) Ikut dalam pembelajaran materi lari sprint sebesar 70%, 95% Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran lari sprint dengan pendekatan kooperatif model TGT dapat meningkatkan keaktifan   pembelajaran siswa kelas V SDN Wonorejo 02 Kabupaten Blitar.