SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENINGKATAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN SENAM LANTAI GULING KE BELAKANG MELALUI PENERAPAN PART-WHOLE METHODS PADA SISWA KELAS VIII-I SMP NEGERI 1 BATU

Mat Wajib

Abstrak


ABSTRAK

 

Wajib.Mat. 2013. “Peningkatan Keterampilan Senam Lantai Guling ke Belakang Melalui Penerapan Part-Whole Methods Pada Siswa Kelas VIII-I SMP Negeri  01 Batu” Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FIK Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sri Purnami, M.Pd (II) Drs. Tatok Sugiarto S.Pd, M.Pd.

 

Kata kunci: Peningkatan keterampilan, senam lantai guling ke belakang, part-whole methods dan KKM.

Senam lantai merupakan bagian dari mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan yang diberlakukan di Sekolah Menengah Pertama. Berdasarkan observasi yang dilakukan peneliti dengan guru pendidikan jasmani saat pembelajaran senam lantai guling ke belakang yang dilakukan terhadap siswa kelas VIII-I di SMP Negeri 01 Batu, didapatkan hasil penguasaan senam lantai guling ke belakang kurang memenuhi KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). KKM  yang diberlakukan di sekolah yaitu 80%. Sedangkan dari hasil observasi, para siswa hanya mendapatkan nilai 50-70%, ini dibuktikan oleh hasil observasi awal yaitu: (1) 63,16% atau 12 siswa melakukan kesalahan pada teknik sikap awalan, (2) 73,68% atau 14 siswa pada posisi tangan, (3) 68,42% atau 13 siswa pada posisi tungkai, (4) 52,63% atau 10 siswa pada sikap akhiran. Hal itu tentunya menuntut peningkatan keterampilan lebih ditingkatkan lagi, untuk memenuhi hasil belajar yang lebih baik lagi diterapkan part-whole methods.

Tujuan penelitian ini adalah adalah untuk meningkatan keterampilan senam lantai guling ke belakang melalui penerapan part-whole methods pada siswa kelas VIII-I di SMP Negeri 01Batu.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan pendekatan penelitian deskriptif  kuantitatif. Pelaksanaan tindakan kelas ini dilakukan dengan 2 siklus, dimana tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Observasi, (4) Refleksi. Pada siklus I ada 3 kali pertemuan dan 2 kali pertemuan pada siklus II. Peneliti berkolaborasi dengan Bapak Imam Bukhori selaku guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan dalam melaksanakan perencanaan kegiatan belajar pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-I yang berjumlah 19 siswa di SMP Negeri 01Batu.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui penerapan part-whole methods pada siswa kelas VIII-I di SMP Negeri 01 Batu terjadi peningkatan hasil pada keterampilan guling ke belakang siswa saat mengikuti pembelajaran senam lantai guling ke belakang dari siklus ke siklus. Pada siklus I pertemuan 1  data observasi  setelah tindakan tingkat kebenaran siswa pada senam lantai guling belakang yaitu: (1) 73,68% atau 14 siswa melakukan kebenaran pada teknik sikap awalan, (2) 63,16% atau 12 siswa pada posisi tangan, (3) 63,16% atau 12 siswa pada posisi tungkai, (4) 63,42% atau 13 siswa pada sikap akhiran meningkat pada siklus II pertemuan 2 menjadi (1) 100% atau 19 siswa melakukan kebenaran pada teknik sikap awalan, (2) 94,74% atau 18 siswa pada posisi tangan, (3) 94,74% atau 18 siswa pada posisi tungkai, (4) 100% atau 19 siswa pada sikap akhiran.

Simpulan pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas melalui penerapan part-whole methods di SMP Negeri 01 Batu pada siswa kelas VIII-I dapat meningkatkan keterampilan senam lantai guling ke belakang. Saran dari penelitian ini adalah bagi guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan diharapkan tepat dalam menerapkan metode pembelajaran sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai. Penelitian Tindakan Kelas ini hendaknya dikembangkan pada pembelajaran dan pada cabang olahraga yang lain sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran pendidikan jasmani. Dan bagi mahasiswa jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan yang ingin melakukan penelitian yang sama hendaknya dengan subjek dan objek berbeda.