SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KERJA PGSI KOTA MALANG TAHUN 2012 PERIODE KEPENGURUSAN 2010-2012 DENGAN PENDEKATAN EVALUASI MODEL CIPP (CONTEXT, INPUT, PROCESS, PRODUCT)

Deny Tri Susilo

Abstrak


ABSTRAK

 

Susilo, Deny Tri. 2013. Evaluasi pelaksanaan program kerja PGSI Kota Malang tahun 2012 periode kepengurusan 2010-2012 dengan pendekatan evaluasi model CIPP (Context, Input, process, product). Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd, (II) Drs. Heru Widijoto, M.S.

 

Kata Kunci: evaluasi, program kerja, PGSI Kota Malang

Telah tercantum dalam Surat keputusan Binpres No. 14 KONI Kota Malang tahun 2012 yang berisi tentang evaluasi kegiatan akhir tahun program kerja yang disusun oleh semua cabang olahraga di bawah naungan KONI Kota Malang. Evaluasi program merupakan penelitian evaluatif yang bertujuan untuk mengetahui akhir dari sebuah program kebijakan. Evaluasi program digunakan untuk mengetahui hasil akhir dari adanya kebijakan dalam rangka menentukan rekomendasi atas kebijakan suatu program. Jadi dengan dilakukan evaluasi terhadap keterlaksanaan program kerja pada cabang olahraga gulat tahun 2012, maka dapat diketahui hasil yang telah dicapai dari rencana yang telah terprogram apakah sudah memenuhi target sesuai tujuan yang telah direncanakan.

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keterlaksanaan program kerja PGSI Kota Malang tahun 2012 periode kepengurusan 2010-2012 dengan pendekatan evaluasi model CIPP yang mencakup tentang bidang kesekretariatan, bidang organisasi, bidang pembinaan prestasi.

Penelitian ini menggunakan model CIPP (Context, Input, process, product). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket, wawancara, observasi, dan  dokumentasi. Kegiatan analisis data menggunakan rumus persentase yang diperoleh dari jawaban responden dibagi dengan jumlah jawaban responden kemudian dikalikan 100%.

Berdasarkan analiasis data tersebut, maka diperoleh kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama,  pada variabel context atau konteks dalam pelaksanaan program kerja PGSI Kota Malang tahun 2012 terkait dengan kebutuhan dan tujuan dalam pelaksanaan program kerja PGSI Kota Malang tahun 2012 dikategorikan baik sekali. Kedua,   pada variabel input atau masukan terkait dengan pengolahraga, tenaga keolahragaan, pengorangisasian, pendanaan, sarana dan prasarana, penghargaan keolahragaan dalam pelaksanaan program kerja PGSI Kota Malang tahun 2012 adalah dikategorikan baik. Ketiga, pada variabel process atau proses terkait dengan pengolahraga, tenaga keolahragaan, pengorangisasian, pendanaan, sarana dan prasarana, penghargaan keolahragaan dalam pelaksanaan program kerja PGSI Kota Malang tahun 2012 dikategorikan cukup. Keempat pada variabel produk terkait dengan output dan outcomes dalam pelaksanaan program kerja PGSI Kota Malang tahun 2012 dikaptegorikan kurang. Program kerja PGSI Kota Malang tahun 2012 belum terealisasi sepenuhnya, terdapat beberapa yang masih belum memenuhi target dan hasil yang ingin dicapai dari bidang kesekretariatan, bidang organisasi, bidang pembinaan prestasi dan bidang sarana dan prasarana yang berhubungan dalam pencapaian prestasi yang diraih oleh atlet gulat Kota Malang. Dalam pelaksanaan program kerja yang telah disusun diperlukan suatu pengoptimalisasian kinerja, kerjasama dan hubungan yang baik dari semua pengurus, atlet dan pelatih. Masih terdapat aspek program kerja pada bidang kesekretariatan, bidang organisasi, bidang pembinaan prestasi dan bidang sarana dan prasarana belum tercapai dan kurang sesuai dengan harapan dalam pencapaian prestasi, “maka perlu merevisi program kerja tahun 2012 yang telah disusun dan melanjutkan program kerja ditahun berikutnya”.

 

ABSTRACT

 

Susilo, Deny Tri. 2013. The Implementation of PGSI Malang Occupation Program 2012 in the period management 2010-2012 by evaluation model CIPP (Context, Input, process, product) approach. Thesis, Department of Physical Education and Health, Sport Science Faculty, State University of Malang. Advisor: (I) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd, (II) Drs. Heru Widijoto, M.S.

 

Key words: evaluation, occupation programs, PGSI Malang

As states on the decree of Binpres No. 14 KONI Malang 2012 which contains the last year evaluation occupation program that arranged by all of the sports under the auspices of KONI Malang. The evaluation program is evaluative research which aims to know the end of a policy program. The evaluation program is used to know the result of the existence policy and to determine the recomendation of the policy of a program. Meanwhile, with the evaluation toward the implementation of occupation programs of wrestle 2012, then it can be known, the result that already reached from the plans which had been program, whether  the result already fulfill the target that appropriate with the purposes that have been planned or not.

This research was conducted with the aim of knowing the feasibility rate of the  occupation program of PGSI Malang 2012 in the period management 2010-2012 by evaluation model CIPP (Context, Input, process, product) approach that cover secretarial, organization, achievement guidance.

This research used CIPP (Context, Input, process, product) model. The data collection was implemented using questionnaire, interview, observation, and documentation. The data analysis used presentation formula from the respondent’s answer devided with the amount of  respondents’ answer then it multiplied by 100%.

    Based on the data analysis above, the results obtained some conclusions as follows: first, on the variable of context or the context of the occupation program execution of PGSI Malang 2012 related to the necessity and purpose in implementing the occupation programs PGSI Malang 2012 were categorized very good. Second, on the variables of the input related to the athlete, sport official, organization, funding, infrastructure, sportmanship award in implementing the occupation programs of PGSI Malang 2012 was good. Third, on the variable of process related to the athlete, sport official, organization, funding, infrastructure, sportmanship award in implementing the occupation programs of PGSI Malang 2012 were categorized moderately. Fourth, In variable products related to the output and the outcomes in conducting the occupation programs PGSI Malang 2012 were categorized restricted. The occupation programs of PGSI Malang 2012 do not relized yet, there were some occupation programs that still had not reach the target and the result that want to achieve from the secretariat, organization field, guidance achievement field, and infrastructure field related to reach the wrestling achievement that reached by wrestling athlete in Malang. In implementing the occupation programs that already drawn up requires an optimalize performance, cooperation, and good relation from every committee, athlete, and coach. There were some aspects on the sectretarial occupation programs, organization field, guidance achievement field, and infrastructure field that do not reach yet and lacking in conformity with the expectation in reaching the achievement, therefore it is recomended to revise the occuption work 2012 that have been complied and continue the occupation work for the next year.