SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PROTOTYPE ALAT LEMBING BERBAHAN PARALON UNTUK PEMBELAJARAN GERAK DASAR LEMPAR LEMBING PADA SISWA KELAS IV DI SDN 1 JATIBANTENG KABUPATEN SITUBONDO

Habib Mahindra

Abstrak


ABSTRAK

 

Mahindra, Habib. 2012. Prototype Alat Lembing Berbahan Paralon untuk Pembelajaran Gerak Dasar Lempar Lembing pada Siswa Kelas IV di SDN 1 Jatibanteng Kabupaten Situbondo. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. H. Mahmud Yunus, M.Kes, (2) Dra. Sri Purnami, M.Pd

 

Kata Kunci: Prototype, gerak dasar, lempar lembing, lembing paralon.

 

Minimnya sarana pendidikan jasmani yang dimiliki sekolah-sekolah, menuntut seorang guru pendidikan jasmani untuk lebih kreatif dalam memberdayakan dan mengoptimalkan penggunaan sarana yang ada. Seorang guru pendidikan jasmani yang kreatif akan mampu menciptakan sesuatu yang baru, atau memodifikasi yang sudah ada tetapi disajikan dengan cara yang semenarik mungkin, sehingga anak didik akan merasa senang mengikuti pelajaran penjas yang diberikan. Seperti halnya halaman sekolah, taman, ruangan kosong, parit, selokan dan sebagainya yang ada dilingkungan sekolah, sebenarnya dapat direkayasa dan dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani.

Berdasarkan observasi dan wawancara pada tanggal 14 Nopember 2012 terhadap guru pendidikan jasmani SDN 1 Jatibanteng Kabupaten Situbondo diperoleh data sebagai berikut:pembelajaran gerak dasar lempar lembing masih belum dilaksanakan dengan baik dikarenakan faktor alat yang kurang memadai untuk pembelajaran tersebut, alat yang digunakan adalah lembing standar sedangkan pada anak usia 9-10 tahun secara fisik belum dapat menggunakan lembing yang standart. Berdasarkan analisis kebutuhan yang dilakukan melalui pengisian kuisioner yang diisi oleh 40 siswa kelas IV menunjukkan bahwa 33 siswa kurang antusias terhadap pembelajaran gerak dasar lempar lembing. Salah satu alasan siswa tersebut adalah lembing yang digunakan adalah lembing standar yang terasa sangat berat sehingga siswa sulit untuk mempelajari gerak dasar lempar lembing.

Penelitian dan pengambangan ini bertujuan untuk menghasilkan prototype alat lembing berbahan paralon untuk pembelajaran gerak dasar lempar lembing pada siswa kelas IV di SDN 1 Jatibanteng Kabupaten Situbondo. Dalam penelitian pengembangan ini teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan persentase. Teknik ini digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil penyebaran angket.

Dalam pengembangan prototype alat lembing berbahan paralon untuk pembelajaran gerak dasar lempar lembing pada siswa kelas IV di SDN 1 Jatibanteng Kabupaten Situbondo ini menggunakan model pengembangan Research & Development (R & D) dari Borg and Gall yang dimodifikasi (1989), yaitu hanya mengambil 7 langkah dari 10 langkah yang yang dimodifikasi, karena bukan merupakan langkah-langkah baku yang harus diikuti.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media lembing berbahan paralon untuk pembelajaran gerak dasar lempar lembing pada siswa kelas IV di SDN 1 Jatibanteng Kabupaten Situbondo.