SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Pembelajaran Senam Lantai Guling Depan Menggunakan Gaya Resiprokal untuk Siswa Kelas X SMA Negeri 7 Malang.

Eti Nur Wakhidah

Abstrak


ABSTRAK

 

Wakhidah, Eti Nur. 2013. Pengembangan Pembelajaran Senam Lantai Guling Depan Menggunakan Gaya Resiprokal untuk Siswa Kelas X SMA Negeri 7 Malang. Skripsi, Program Studi S-1 Pendidikan Jasmani, Jurusan Pendidikan Jasmani dan kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Asim, M. Pd, (II) Drs. Heru Widijoto, M. S.

 

Kata kunci : pengembangan, pembelajaran, senam lantai, guling depan, gaya resiprokal

         

Pembelajaran pada penggunaan gaya resiprokal ini, kelas diatur secara berpasangan pada masing-masing kelompok yang ditandai dengan aturan-aturan tertentu. Satu siswa sebagai pelaku, dan siswa lainnya sebagai pengamat, sedangkan guru bertindak sebagai fasilitator.

Tujuan yang ingin dicapai dari pengembangan pembelajaran ini adalah untuk mengembangkan pembelajaran pada siswa kelas X SMA Negeri 7 Malang. Pembelajaran ini meggunakan gaya resiprokal. Dengan adanya pengembangan pembelajaran meggunakan gaya resiprokal ini diharapkan siswa lebih mudah dalam mengikuti pembelajaran senam lantai, serta dapat meningkatkan keaktifan bagi siswa, sehingga tujuan pendidikan jasmani dapat tercapai.

Dalam penelitian ini model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Research & Development (R&D) dari Borg & Gall. Adapun prosedur pengembangan pembelajaran senam lantai guling depan adalah: (1) melakukan penelitian dan pengumpulan informasi, (2) melakukan perencanaan, selanjutnya dievaluasi oleh para ahli, (3) mengembangkan bentuk produk awal, (4) melakukan uji coba kelompok kecil dengan 10 subjek, (5) melakukan revisi terhadap produk awal, (6) melakukan uji lapangan (kelompok besar) dengan 40 subjek, (7) melakukan revisi produk. Intrumen yang digunakan adalah berupa kuesioner berisi tentang rancangan produk dan produk yang telah dibuat. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif dan kuantitatif berupa persentase.

Hasil pengembangan ini adalah pembelajaran senam lantai guling depan menggunakan gaya resiprokal yang merupakan pembaharuan pembelajaran senam lantai guling depan. Hasil pengembangannya yaitu: (1) pembelajaran senam lantai guling depan menggunakan gaya resiprokal, (2) tahap pembelajaran yang diajarkan ada pre impact, impact dan post impact, (3) ada dua peran dalam pembelajaran senam lantai guling depan menggunakan gaya resiprokal satu bertindak sebagai pelaku dan satu bertindak sebagai pengamat, (4) pembelajaran senam lantai guling depan yang dilakukan secara berpasangan (gaya resiprokal) yang terdiri dari tahap pre impact, tahap impact dan tahap post impact, dibuat lebih  mudah dan menarik.

Berdasarkan data dari hasil evaluasi ahli pembelajaran pendidikan jasmani dan ahli senam terdapat beberapa revisi terhadap produk yang dikembangkan, antara lain: (1) model pembelajaran gaya resiprokal ini lebih mengena atau baik, (2) dalam pembelajaran harus terperinci (3) lebih di sesuaikan dengan waktu yang ada, (4) untuk kalestenik perkaya juga dengan sikap duduk untuk kelentukan tulang belakang, (5) pada saat berguling usahakan konsep pada gambar bulat seperti bola, (6) pada setiap gambar pada buku panduan di beri petunjuk, (7) urutan pembelajaran sesuaikan dengan kinerja mostton. Sebaiknya penggunaan produk ini hendaknya dilaksanakan seperti apa yang direncanakan, kemudian dilakukan evaluasi terhadap tingkat kesesuaian terhadap tingkat kesesuaian pembelajaran senam lantai guling depan ini dengan konsep gerakan senam lantai guling depan yang baik.