SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PeningkatanKeterampilanPasingBawahBolavoli Mini melaluipendekatanbermain (StudiTindakanpadasiswaKelas VIIA SMPN 9 Malang)

Supriono ono

Abstrak


ABSTRAK 

 

Supriono.20012.PeningkatanKeterampilanPasingBawahBolavoli Mini melaluipendekatanbermain (StudiTindakanpadasiswaKelas VIIA SMPN 9 Malang) Skripsi.JurusanPendidikanJasmaniKesehatanFakultasIlmuKeolahragaan.UniversitasNegeriMalang,Pembibing: (1)Prof.Dr.M.E.Winarno, M.Pd (2)Drs. HeruWidijoto,M.S

 

Kata Kunci: Peningkatan passing bawah,Bolavoli Mini,pendekatanbermain

 

Passing adalah teknik dasar yang harus dimiliki setiap pemain bolavoli dengan upaya mengoperkan bola yang dimainkan sesama teman yang di lapangan sendiri. Maksudnya dengan melakukan passing akan dengan mudah seorang pemain mengarahkan bola semaunya ke arah yang dikehendakinya pada teman seregunya yang nantinya bola tersebut akan dijadikan sebagai serangan terhadap regu lawan.Untuk melakukan pembelajaran passing bawah diperlukan tahapan-tahapan tertentu.

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan keterampilan passing bawah bolavoli mini pada siswa kelas VIIA SMPN 9 Malang menggunakan pendekatan bermain. Sesuai dengan tujuan dan rumusan masalah maka desain penelitian yang dipilih adalah penelitian tindakan kelas.

Berdasarkanhasilobservasiawal, dari 40siswahampirsemuasiswabelumbiasamelakukan passing bawah. Kesalahan yang paling banyakadalah: diperkenaan bola terjadi 36 (90%) siswa yang salah, posisi kaki 26 (65%) siswa yang salah, badan 31 (77,5%) siswa yang salah, posisilengan  33 (82,5%) siswa yang salah, arah bola 34 (85%).

Setelahdilakukanperlakuanmelalaui 2 siklus massing-masing 3 kali pertemuansetiapsiklusnya, dari 42siswahampirsemuasiswabiasamelakukan passing bawah. Kebenaranansetelahdilakukantindakanhampirmencapainilaisempurnayaitu, posisi kaki sebanyak 37 siswa (88,1%) sudahbenar, posisilengan 34 siswa (80,5) sudahbenar, posisibadan 35 siswa (83,3%) sudahbenar, perkenaan bola 36 (85,7%) sudahbenar, arah bola 41 siswa (97,6%) sudahbenar

Setelah melaksanakan pembelajaran pada siklus 2, peneliti dan guru melakukan refleksi melalui diskusi pada tanggal 11Desember 2012 di SMPN 9 Malang. Secara umum hasil penilaian ketrampilan pada siklus 1 mengalami peningkatan pada siklus 2. Berdasarkan hasil yang diperoleh terjadi peningkatan keterampilan passing bawah bolavoli mini pada siswa kelas VIIA SMPN 9 Malang. Hal itu bisa dilihat dari 42 siswa yang tidak memenuhi nilai standart ketuntasan minimal, mengalami peningkatan karena pada siklus 2 siswa yang tidak memenuhi standart ketuntasan minimal hanya berjumlah 3 orang.

Dari hasil data mengenai tingkat keberhasilan siswa dalam melakukan keterampilan passing bawah bolavoli mini pada siswa kelas VIIA SMPN 9 Malang yang telah diperoleh dari tindakan pada siklus 2,

Maka dapat disimpulkan tujuan dari penelitian ini telah tercapai dan tidak perlu diadakan tindak lanjut pada siklus berikutnya.