SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Meningkatkan Keterampilan Gerak Dasar Senam Lantai Guling Depan Dengan Pendekatan Bermain Untuk Anak Tunagrahita Kelas V SDLB C di SLB Pembina Tingkat Nasional Lawang.

Moeh Arif Muttaqin

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Muttaqin, Moeh Arif. 2012. Meningkatkan Keterampilan Gerak Dasar Senam Lantai Guling Depan Dengan Pendekatan Bermain Untuk Anak Tunagrahita Kelas V SDLB C Di SLB Pembina Tingkat Nasional Lawang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Mardianto, M.Kes, (II) Drs. Supriatna, M.Pd.

 

Kata Kunci: Meningkatkan, Keterampilan Senam Lantai Guling Depan, Pendekatan Bermain

 

Senam lantai guling depan adalah gerakan berguling ke arah depan melalui bagian belakang badan (tengkuk), pinggul, pinggang dan panggul bagian belakang. Berdasarkan hasil observasi awal, diperoleh hasil bahwa penguasaan keterampilan senam lantai guling depan siswa kelas V SDLB C di SLB Pembina Tingkat Nasional Lawang, belum optimal pada saat sikap awal, gerakan berguling, dan sikap akhir.

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki pembelajaran senam lantai yang belum optimal yang diharapkan bisa meningkatkan keterampilan senam lantai guling depan siswa kelas V SDLB C di SLB Pembina Tingkat Nasional Lawang yang belum optimal dengan menggunakan pendekatan bermain

Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan diskriptif kualitatif. Pelaksanaan tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus dimana tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDLB C di SLB Pembina Tingkat Nasional Lawang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi (pengamatan), dan tes.

Hasil penelitian ini menyatakan bahwa melalui pendekatan bermain mampu meningkatkan keterampilan siswa dari siklus ke siklus. Hal ini bisa dilihat dari persentase keberhasilan siswa dalam melakukan senam lantai guling depan setelah diberikan tindakan dari siklus1 dan siklus 2 hasilnya, dari 1 (20%) siswa yang sudah bisa melakukan gerakan sikap awal dengan baik menjadi 5 (100%) siswa yang mampu melakukan gerakan yang benar dengan katagori baik. Dari belum ada siswa yang bisa melakukan gerakan berguling (0%) menjadi 4 (80%) siswa yang mampu melakukan gerakan benar pada gerakan dengan katagori baik. Dari belum ada siswa yang bisa melakukan sikap akhir dengan benar (0%) menjadi 4 (80%) siswa yang mampu melakukan gerakan yang benar pada sikap akhir dengan kategori  baik

Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah dengan pemberian pendekatan bermain dapat memperbaiki pembelajaran senam lantai yang belum optimal dan dapat meningkatkan keterampilan senam lantai guling depan siswa kelas V SDLB C di SLB Pembina Tingkat Nasinal Lawang.

 

ABSTRACT

 

Muttaqin, Moeh Arif. 2012. The improvement basic movement skill front roll of gymnastic floor with playing approach for child with developmental impairment fifth grade student of SDLB C at SLB National Phase Building Lawang. Thesis. Department of Physical Education And Health, Sport Science Faculty, State University of Malang. Advisor: (I) Drs. Mardianto, M.Kes, (II) Drs. Supriatna, M.Pd

 

Key words: improvement, front roll of gymnastic skill, playing approach.

 

Front roll of gymnastic floor is rolling to the front through back part of body (nape), hips, waist and back part of pelvis. Based on the first observation, it was gained that the result of skill governance front roll skill of gymnastic floor of fifth grade students of SDLB C at SLB National Phase Building Lawang, was not optimal in the first attitude, rolling movement and last attitude.

The objective of this study was to repair gymnastic floor learning which was not optimal that was expected it could improve front roll of gymnastics floor skill of fifth grade students of SDLB C at SLB National Phase Building Lawang that was not optimal by using playing approach.

This study was class action research by descriptive quantitative and qualitative. The implementation of this class action research was conducted through two cycles where in each cycle consisting of 4 steps, those were: (1) planning, (2) implementation, (3) observation, (4) reflection. Subject of this study was students of fifth grade of SDLB C at SLB Pembina Tingkat Nasional Lawang. Data collection method which was used in this study was observation and testing.

The result study showed that through playing approach, it could improve students’ skill from cycle to cycle. This could be seen from the percentage of students achievement in doing front roll of gymnastic floor after given the action of cycle I and cycle II, and the result was from 1 of students (20%) who could do first attitude well into 5 students (100%) who could do the right action with good categorized. From there was no one who could do the right front roll (0%) to 4 students (80%) who could do the right with good categorized. From there was no one who could do last attitude well (0%) to 4 students (80%) who could do the last position with good categorized.

Conclusion which was could be gained of this study was by giving playing approach could repair gymnastic floor learning which was not optimal and could improve front roll skill of gymnastic floor of fifth grade students of SDLB C at SLB Pembina Tingkat Nasinal Lawang.