SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model-Model Latihan Rangkaian Gerak Dasar Pada Senam Lantai Melalui VCD Untuk Kelas IX di SMP Negeri 18 Kota Malang

Rifia Nur Pratiwi

Abstrak


ABSTRAK

 

Senam  lantai merupakan salah satu aktivitas  jasmani yang ada di Sekolah Menengah Pertama  (SMP) khususnya  rangkaian gerak dasar senam. Siswa perlu diberikan  variasi  pembelajaran  dengan  menampilkan  video  agar  pembelajaran mlebih  bervariatif  dan  tidak  membosankan.  Berdasarkan  hasil  penelitian  awal, diperoleh data bahwa 82,1%  siswa mengalami kesulitan dalam merangkai gerak dasar senam karena masing-masing siswa memiliki kemampuan pemahaman yang berbeda-beda. Pengembangan  ini  diperlukan  agar  siswa memiliki  gambaran  dan juga  pengetahuan  baru  tentang  variasi  latihan  gerak  dasar  dan  variasi  rangkaian senam lantai. Tujuan penelitian ini adalah dapat memberikan variasi pembelajaran yang  baru  terhadap  rangkaian  gerak  dasar  senam,  sehingga  siswa  dapat  belajar materi senam lantai tanpa merasa bosan dengan adanya model pembelajaran yang baru.

Metode  penelitian  ini  menggunakan  metode  pengembangan  kemudian untuk  Rancangan  penelitian,  peneliti  mengacu  pada  model  pengembangan (research and development). Dari sepuluh  langkah yang ada, peneliti melakukan modifikasi  dengan menggunakan  7  langkah  dari  10  langkah  yang  dikemukakan oleh  Borg  and  Gall.  Dari  penelitian  dan  pengembangan  serta  prosedur  yang dilakukan, menghasilkan produk yaitu model-model latihan rangkaian gerak dasar pada senam  lantai melalui VCD untuk kelas IX di SMP Negeri 18 Kota Malang, yaitu  (1)  Pendahuluan  dengan  stretching  dan  kalestenik;  (2)  Inti, menampilkan gerak dasar senam, yaitu sikap seimbang, guling depan, guling belakang,  lompat harimau, meroda,  round off, dan  stut;  (3) Penutup dengan menampilkan  cooling down.

Berdasarkan  hasil  analisis  uji  coba  dan  uji  lapangan  dapat  disimpulkan bahwa pada uji coba mendapat presentase sebanyak 92,44%, sedangkan pada uji lapangan mendapat presentase sebanyak 95,11%. Sehingga dalam pengembangan model-model latihan rangkaian gerak dasar pada senam lantai melalui VCD untuk kelas  IX  di  SMP Negeri  18 Malang  telah memenuhi  kriteria  baik  yaitu  antara 76%-100%.

Sebagai  upaya  penyebarluasan  produk  yang  telah  dikembangkan  ke sasaran yang lebih luas sebaiknya produk yang telah dikembangkan ini dievaluasi kembali kemudian disusun kembali menjadi produk yang lebih baik. Melanjutkan langkah-langkah  penelitian  yang  sebelumnya  hanya  sampai  langkah  ketujuh, menjadi  langkah  kesepuluh,  sehingga  memerlukan  evaluasi  dan  uji  coba  pada subyek yang lebih luas untuk penyebaran produk ini.