SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH LATIHAN PERMAINAN GOBAK SODOR TERHADAP KECEPATAN DAN DAYA TAHAN SISWA PUTRA KELAS V SDN MOJOLANGU II KOTA MALANG

EDY YULIANTO

Abstrak


ABSTRAK

 

Yulianto , Edy . 2012 Pengaruh Latihan Permainan Gobak Sodor Terhadap Kecepatan dan Daya Tahan Siswa Kelas V SDN Mojolangu II Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Roesdiyanto, M.Kes, (II) Drs. Lokananta Teguh Hari Wiguno, M.Kes.

 

Kata kunci: Permainan Gobak sodor,  Kecepatan, Daya tahan.

 

Dalam upaya meningkatkan pendidikan jasmani khususnya kecepatan  dan daya tahan, tidak sedikit masalah yang dihadapi oleh guru olahraga. Suatu contoh dari masalah tersebut adalah seperti yang dihadapi oleh guru olahraga dalam meningkatkat pendidikan jasamani, khususnya kecepatan dan daya tahan pada siswa putra kelas V SDN Mojolangu II Kota Malang tidak bersungguh-sungguh dalam pelajaran pendidikan jasmani. Mereka merasa pelajarn pendidikan jasmani melelahkan, tegang dan membosankan, sehingga menyebabkan malas untuk berolahraga. Masalah ini yang perlu dicarikan jalan untuk mengatasinya, sehingga siswa dapat mengikuti pelajaran pendidikan jasmani dengan sunguh-sungguh tanpa adanya perasaan tertekan dan bosan.

Salah satu alternatif pendekatan yang digunakan adalah dengan memakai metode permainan seperti membentuk permainan tradisional gobak sodor. Kecepatan dan daya tahan meningkat sejalan dengan petumbuhan dan perkembangan, kematangan dalam  permainan. Karena masa SD adalah masa pertumbuhan jadi permainan gobak sodor berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan jika di berikan kepada anak SD kelas V  

Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental semu dengan rancangan one group pretest-posttest design. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juli 2011. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa putra klas V SD Negeri Mojolangu II Kota Malang yang berjumlah 15 orang siswa, dengan ciri-ciri populasi sebagai berikut, Jenis kelamin laki-laki, Siswa kelas V SD Negeri Mojolangu II Kota Malang, dan Usia 10 – 12 th.  Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah jumlah populasi siswa putra kelas V SDN Mojolangu Kota Malang sebanyak 15 siswa dari total sampling sehingga penelitian ini disebut penelitian populasi maka, berdasarkan pertimbangan waktu, tenaga dan biaya serta pendapat yang telah disebutkan maka besarnya sampel ditetapkan yaitu 15 siswa.

            Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa ada pengaruh latihan permainan gobak sodor terhadap kecepatan siswa putra kelas V. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yaitu uji t amatan ulang yang menunjukkan bahwa t hitung (0,99) =  6,96 ≥ t tabel (0,99) = 2,977 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara hasil tes lari 40 meter sebelum dengan sesudah perlakuan latihan permainan gobak sodor.

Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa ada pengaruh latihan permainan gobak sodor terhadap dayatahan anaerobik siswa putra kelas V. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yaitu uji t amatan ulang yang menunjukkan bahwa t hitung (0,99) =  4,80 ≥ t tabel (0,99) = 2,977 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara hasil tes lari 600 meter sebelum dengan sesudah perlakuan latihan permainan gobak sodor.

Bedasarkan hasil penelitian, dapat disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut misalnya mengurangi keterbatasan penelitian seperti: Perlu diadakannya penelitian yang serupa dengan tambahan pemberian latihan permainan tradisional lainnya didalam perlakuan yang dilakukan. Selain itu, juga dapat disarankan untuk melakukan penelitian yang serupa dengan subyek penelitian yang berbeda, bukan dari siswa putra kelas V lagi melainkan pada siswa putra dan putri kelas IV ,V,VI.