SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Meningkatkan Keaktifan Aspek Afektif Siswa Dalam Pembelajaran Gerak Dasar Lari Dengan Menggunakan Metode Bermain Pada Siswa Kelas VI SDN Gondangrejo Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan

NUNIK FARIYANTI

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Fariyanti, Nunik. 2012. “Meningkatkan Keaktifan Aspek Afektif Siswa Dalam Pembelajaran Gerak Dasar Lari Dengan Menggunakan Metode Bermain Pada Siswa Kelas VI SDN Gondangrejo Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan.” Skripsi,  Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Mu’arifin, M.Pd, (II) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd, M.Pd.

 

Kata Kunci: keaktifan, pembelajaran gerak dasar lari, bermain

­­­­­

­­­­­­­

              Berdasar Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Tahun 2006 yang telah  disusun dan berlaku di sekolah mempraktikkan gerak dasar dalam teknik lari, lempar dan lompat dengan peraturan yang dimodifikasi serta semangat, sportivitas, percaya diri dan kejujuran. Namun kenyataannya di SD Negeri Gondangrejo Kecamatan Gondangwetan Kab. Pasuruan Tempat Penelitian Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Pada observasi awal, diketahui bahwa keaktifan aspek afektif siswa pada pembelajaran gerak dasar lari dengan metode bermain kurang afektif  tidak berjalan dengan baik pada indikator aktif, semangat, senang dan tekun. Oleh karena itu pendidikan jasmani dan kesehatan dalam pembelajaran gerak dasar lari  dengan metode bermain akan lebih optimal.

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk memperbaiki pembelajaran gerak dasar lari untuk meningkatkan aspek afektif dengan menggunakan metode bermain.

Rancangan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan oleh guru dan dilaksanakan dalam bentuk siklus berulang yang di dalamnya terdapat empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Melalui PTK ini dilaksanakan pembelajaran gerak dasar lari,dengan metode bermain. Melalui bermain ini, siswa dapat meningkatkan keaktifan aspek afektif dalam melaksanakan pembelajaran. Hal ini penting mengingat tidak semua siswa menyenangi olahraga atletik (lari, lempar dan lompat). Dalam penelitian ini, peneliti berkolaborasi dengan guru Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan  merencanakan tindakan pembelajaran yang berlangsung selama 2 siklus.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan pembelajaran gerak dasar lari siswa kelas VI SD Negeri Gondangrejo mengalami peningkatan. Hasil tindakan siklus 1 mengalami peningkatan dari 73,95% kategori cukup menjadi 90,62 kategori baik. Selain hasil presentasi mengenai keaktifan aspek afektif siswa dalam pembelajaran pada siklus I tidak antusias dan kurang semangat ada siswa yang tidak berpakaian lengkap, tidak serius, tidak memperhatikan guru pada waktu menjelaskan materi. Namun pada siklus 2 senang,semangat siswa sudah berpakaian lengkap, semangat melakukan pemanasan dalam pembelajaran  memperhatikan guru pada waktu menjelaskan materi. Hal ini dalam  sudah termasuk dalam kategori cukup baik pada pelaksanaan tindakan siklus 2.

Berdasar penelitian melalui metode bermain dapat disimpulkan pembelajaran gerak dasar lari, dapat meningkatkan keaktifan aspek afektif pada siswa kelas VI SD Negeri Gondang Kabupaten Pasuruan.