SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Survey Program Latihan Balap Sepeda Nomor Road Race di Club United Bike Kencana Kota Malang Tahun 2010

Rully ibnu faroka

Abstrak


ABSTRAK

 

Faroka, Rully Ibnu. 2012. Survey Program Latihan Balap Sepeda Nomor Road Race di Club United Bike Kencana Kota Malang Tahun 2010. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. M.E. Winarno, M.Pd., (2) Drs. Mahmud Yunus, M.Kes.

 

Kata kunci: Program latihan, Balap Sepeda Nomor Road Race.

Pada dasarnya olahraga bersepeda adalah olahraga yang sangat populer dimana-mana, terutama di negara yang mempunyai iklim dingin dan mempunyai sumber daya manusia yang sangat tinggi. Seiring dengan bertambahnya tahun dan kemajuan teknologi, bersepeda bukanlah dijadikan sebagai alat transportasi, melainkan dijadikan ajang perlombaan dalam pertandingan untuk meraih suatu kemenangan. Hal yang menyebabkan bersepeda dijadikan ajang perlombaan adalah semakin banyaknya anak muda yang ingin belajar tentang balap sepeda, inilah yang menyebabkan para pelatih berusaha untuk membuat dan menyusun program latihan yang baik dan tepat, dikarenakan program latihan yang baik dan tepat merupakan salah satu faktor penyebab keberhasilan atlet untuk meraih suatu prestasi. Perkembangan prestasi atlet balap sepeda memberikan kontribusi prestasi yang cukup banyak bagi kontingen Indonesia dikejuaraan multievent atau single event. Dalam kaitannya dengan hal itu salah satu contoh club balap sepeda yang sering menyumbangkan atlitnya untuk kejuaraan single event ataupun multi event adalah Club United Bike Kencana Kota Malang, oleh sebab itu perlu adanya penelitian yang bertujuan untuk mengetahui program latihan yang disusun oleh pelatih di Club United Bike Kencana Kota Malang Tahun 2010.

Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini yaitu di asrama balap sepeda velodrome Kota Malang yang dihuni oleh atlet balap sepeda United Bike Kencana Kota Malang dan atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jawa Timur. Prosedur pengumpulan datanya menggunakan wawancara langsung dengan pelatih, observasi langsung untuk memperoleh data yang relevan  dan dokumentasi pada saat penelitian dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Club United Bike Kencana untuk mengumpulkan data sesuai dengan tujuan penelitian.

Hasil dan temuan penelitian yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data dapat disimpulkan bahwa program latihan yang disusun selama 1 tahun oleh pelatih di Club United Bike Kencana Kota Malang Tahun 2010 menggunakan model latihan yaitu program macro atau program tahunan dan dan micro yaitu mingguan dan harian, dari program tahunan  sudah sesuai dengan standart program balap sepeda internasional yang ada di buku tentang penyusunan program latihan dengan peningkatan secara progresif sesuai dengan prinsip-prinsip latihan. Gambaran dari program macro terdapat phase atau zona latihan yang terbagi dalam 5 phase atau zona latihan yaitu: Basic endurance, strength endurance, pre competition, competition, aktif rest. Dari tiap phase tersebut terdapat komponen latihan yang terdiri dari frekuensi, intensitas, dan volume latihan. Disetiap phase terdapat 5 sasaran latihan yaitu: latihan peningkatan daya tahan, latihan peningkatan kecepatan, latihan peningktan kekuatan otot, latihan peningkatan kelentukan, latihan teknik, latihan taktik dan strategi, latihan mental.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan bahwa perlu adanya penjelasan dari pelatih tentang sasaran latihan yang ingin dicapai, kurangnya motivasi atlet untuk mengemukakan pendapat kepada pelatih tentang penyusunan program latihan yang lebih baik dengan tujuan peningkatan prestasi yang maksimal, kepada para atlet balap sepeda di Club United Bike Kencana supaya memiliki catatan program latihan sendiri disamping dari pelatih, karena hal tersebut akan memacu peningkatan latihan tiap atlet yang berujung dengan peningkatan prestasi individu dan tim.