SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Meningkatkan ketrampilan lompat jangkit menggunakan metode bermain siswa kelas X-6 SMA Negeri 1 Tumpang

Gilang sapta

Abstrak


ABSTRAK

 

Sapta, Gilang. 2012. Meningkatan Keterampilan Lompat Jangkit Siswa Kelas X-6 SMA Negeri 1 Tumpang Menggunakan Metode Bermain. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M.E Winarno, M.Pd, (II) Dra. Sulistyorini, M.Pd.

 

Kata kunci: Meningkatan, Keterampilan, Lompat Jangkit, Metode Bermain.

Lompat jangkit adalah keterampilan gerak berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya dengan tiga kali lompatan yaitu jingkat (hop), langkah (step), lompat (jump) atau singkat lompat-lompat.. Lompat jangkit merupakan salah satu materi atletik yang yang terdapat dalam standart kompetensi Sekolah Menengah keatas Kelas X-6. Salah satu kompetensi dasarnya yaitu siswa menguasai keterampilan lompat jangkit. Berdasarkan hasil observasi awal, diperoleh hasil bahwa penguasaan keterampilan lompat jangkit siswa kelas X-6 SMA Negeri 1 ternyata kesalahan yang banyak muncul di lapangan adalah pada saat jangkit. Jumlah siswa kelas X-6 adalah 30 siswa, 6 diantaranya laki-laki dan 24 siswa perempuan, dari hasil observasi yang telah diperoleh 30 siswa mengalami kesulitan karena beberapa sebab seperti, perasaan tegang, perasaan takut, kurang konsentrasi, dan kurang mengetahui teknik. Oleh karena itu perlu adanya pembaharuan metode penyampaian materi yaitu dengan penerapan metode bermain untuk menghindarkan siswa menjadi bosan dan kurang kreatif dalam menenerima pelajaran, agar pembelajaran dapat berhasil dengan baik, maka unsur-unsur bermain harus diperhatikan karena unsur yang terkandung dalam permainan adalah kegembiraan dan keceriaan. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan pembelajaran lompat jangkit pada 30 siswa kelas X-6 SMA Negeri 1 Tumpang  yang gerakanya salah.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pelaksanaan tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus dimana tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-6 SMA Negeri 1 Tumpang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi (pengamatan), dokumentasi, tes.

Hasil penelitian ini telah terbukti mampu meningkatkan keterampilan siswa dari siklus ke siklus. Pada siklus I siswa yang pada awalnya 30 orang yang belum memenuhi standart ketuntasan minimal yaitu 75 berkurang menjadi 11 siswa yang belum memenuhi standart ketuntasan minimal. Dari hasil tersebut menunjukan peningkatan terhadap penguasaan keterampilan lompat jangkit. Dari 11 siswa yang belum memenuhi standart ketuntasan minimal yaitu 75 pada siklus 2 ini hanya tinggal 3 siswa saja yang belum memenuhi standart ketuntasan minimal. Selain hal tersebut diperoleh hasil persentasi keberhasilan sebagai berikut dari aspek sikap kaki sebanyak 90%, dari aspek sikap badan sebanyak 76,67%, dari aspek pandangan lurus  sebanyak 83,33% , dan dari aspek posisi kepala  sebanyak 80%. Selain hasil persentasi mengenai teknik jangkit pada lompat jangkit, diperoleh pula hasil dari pengamatan sikap siswa pada saat proses pembelajaran, pada siklus 1 siswa masih melakukan pemanasan sendiri tanpa didampingi oleh guru, siswa yang terlambat tidak ditegur oleh guru, siswa yang menyimpang tidak segera ditegur oleh guru, dan siswa tidak memperhatikan penjelasan guru saat guru menjelaskan. Namun pada siklus 2 sudah  terlihat peningkatan yang cukup baik dibandingkan dengan siklus I, pada siklus 2 ini sudah tidak ada siswa yang terlambat, siswa yang menyimpang menjadi lebih disiplin, siswa melakukan proses belajar dengan baik, dan siswa sudah menguasai keterampilan lompat jangkit dengan baik dan benar..

Peneliti menyarankan bagi guru bermanfaat untuk memperkaya pengetahuan dan model pembelajaran lompat jangkit yang sudah diperbaiki, bagi siswa digunakan sebagai pedoman belajar, bagi sekolah dapat digunakan sebagai tolok ukur untuk keberhasilan pembelajan Pendidikan Jasmani dan bagi peneliti dapat digunakan sebagai sumber referensi bagi mahasiswa yang melakukan penelitian.yang berkaitan dengan materi pada skripsi ini.