SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Survei Tentang Motivasi Masyarakat Dalam Bermain Futsal Di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang

HERU PURWANTO

Abstrak


ABSTRAK

 

Purwanto, Heru. 2012. Survei Tentang Motivasi Masyarakat Dalam Bermain Futsal Di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eko Hariyanto, M.pd, (II) Drs. Heru Widijoto, M.S.

 

Kata kunci: Survei, Motivasi, Masyarakat, Futsal, Malang

Futsal merupakan salah satu cabang olahraga yang banyak penggemarnya, tidak terbatas pada tingkat usia remaja, tetapi juga anak-anak dan orang dewasa cukup besar peminatnya. Olahraga ini untuk semua umur dan bisa dianggap sebagai rekreasi maupun sebagai pemacu prestasi, bahkan disekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas saat ini olahraga futsal sudah dijadikan salah satu program extra kurikuler. Olahraga futsal sangat populer dikalangan masyarakat diberbagai pelosok. Menjamurnya tempat atau arena bermain futsal adalah sebuah fenomena dalam masyarakat.

Di Kecamatan Lowokwaru terdapat 11 arena bermain futsal, serta 20 club futsal. Berkembang dan maraknya olahaga futsal tidak semerta-merta berdampak positif  bagi masyarakat, bagi sebagian kalangan yang aktif dalam olahraga tenis lapangan berdampak negatif, yaitu dirubahnya lapangan tenis menjadi lapangan futsal. Hal ini terjadi pada lapangan tenis Radio Republik Indonesia (RRI) dan Lapangan tenis Araya yang sekarang dirubah menjadi lapangan futsal RRI dan Champion. Demikian juga dengan lapangan tenis milik PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI) yang terletak di areal Stasiun Manggarai, setiap sore hari lapangan tersebut dijadikan tempat bermain futsal oleh masyarakat.

Adanya 11 arena atau tempat bermain futsal di Kecamatan Lowokwaru mengundang banyaknya masyarakat yang terlibat pada kegiatan tersebut, namun melalui wawancara terhadap pemilik ataupun pengelola arena ataupun tempat bermain futsal, belum pernah diketahui apa yang menjadi motivasi mereka untuk melakukan aktivitas bermain futsal, dan setuju apabila diketahui motivasi masyarakat untuk bermain futsal.

Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui motivasi masyarakat dalam bermain futsal di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang sehingga dapat digunakan masyarakat sebagai masukan untuk mengembangkan kemampuan diri dalam bermain serta usaha dalam bidang olahraga futsal.

Populasi dalam penelitian ini masyarakat yang bermain futsal di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, jumlah populasinya adalah 415 masyarakat yang tergabung dalam 20 klub futsal, Sampel dalam penelitian ini ditentukan 15% dari unit populasi (20 klub). Dalam penelitian ini jumlah sampel diambil dengan proporsi 15% dari jumlah populasi yang ada pada masing-masing gugus. Dengan demikian didapatlah 3 buah club yang dijadikan sebagai sampel. Alasan pengambilan unit sampel dibatasi pada sejumlah itu, karena berbagai keterbatasan baik waktu, tenaga, dana, dan sebagainya.

Pemilihan anggota sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Sampel gugus sederhana (Simple Cluster Sampling). Sampel gugus sederhana ialah teknik pengambilan sampel dengan cara pengelompokan populasi ke dalam gugus-gugus yang disebut Cluster, kemudian pengambilan sampel harus diacak. sedangkan untuk unsur-unsur penelitian dalam gugus tersebut diteliti semua. Sampelnya berjumlah 3 buah klub dengan jumlah pemain sebanyak 45 pemain.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti yang memperoleh data bahwa untuk variabel motivasi instrinsik sebagian besar (68,5 %) masyarakat dalam bermain futsal di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang termotivasi secara instrinsik. Sedangkan untuk variabel ekstrinsik sebagian besar (60,3 %) masyarakat dalam bermain futsal di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang termotivasi secara ekstrinsik.

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa motivasi masyarakat dalam bermain futsal di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang sebagian besar termotivasi karena motivasi instrinsik.