SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR MELOMPAT DENGAN MODIFIKASI PERMAINAN UNTUK SISWA KELAS IV SDN JAMBEWANGI 03 KABUPATEN BLITAR

FARID HASBY

Abstrak


ABSTRAK

 

Hasby, Farid. 2012. Meningkatkan Keterampilan Gerak Dasar Melompat dengan Modifikasi Permainan untuk Siswa Kelas IV SDN Jambewangi 03 Kabupaten Blitar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sri Purnami, M.Pd, (II) Drs. Mulyani Surendra, M.S.

 

Kata Kunci: Peningkatan, Keterampilan, Gerak Dasar Melompat, Modifikasi Permainan

Melompat adalah gerakan berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya dengan satu kaki untuk tolakan dan mendarat dengan kedua kaki secara bersamaan. Melompat merupakan salah satu materi atletik yang yang terdapat dalam standar kompetensi Sekolah Dasar Kelas IV, salah satu kompetensi dasarnya yaitu siswa menguasai keterampilan melompat. Berdasarkan hasil dari observasi awal, diperoleh hasil bahwa penguasaan keterampilan gerak dasar melompat siswa kelas IV SDN Jambewangi 03, ternyata kesalahan yang banyak muncul di lapangan adalah pada sikap tolakan, melayang dan mendarat.

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran keterampilan gerak dasar melompat. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Melalui PTK ini dilaksanakan pembelajaran gerak dasar melompat dengan pendekatan modifikasi permainan. Melalui modifikasi permainan ini, siswa melakukan gerak melompat dengan modifikasi permainan dalam melaksanakan pembelajaran. Dalam penelitian ini, peneliti berkolaborasi dengan guru merencanakan tindakan pembelajaran yang berlangsung selama 2 siklus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, catatan lapangan dan wawancara.

Hasil penelitian ini telah terbukti mampu meningkatkan keterampilan siswa dari siklus ke siklus. Pada siklus 1 siswa yang pada awalnya 27 orang yang belum tuntas berkurang menjadi 18 siswa. Selain hal tersebut diperoleh hasil persentase keberhasilan sebagai berikut dari aspek sikap awalan sebanyak 90,32%, dari aspek sikap tolakan sebanyak 61,29%, dari aspek sikap melayang 35,48%, dari aspek mendarat 38,71%. Pada siklus 2 sudah  terlihat peningkatan yang cukup baik dibandingkan dengan siklus I, di siklus 2 siswa yang pada awalnya 18 orang yang belum memenuhi standar ketuntasan berkurang menjadi 3 siswa. Hasil persentasi keberhasilan sebagai berikut dari aspek sikap awalan sebanyak 93,55%, dari aspek sikap tolakan sebanyak 87,10%, dari aspek sikap melayang 87,10%, dari aspek mendarat 93,55%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran gerak dasar melompat dengan pendekatan modifikasi permainan dapat meningkatkan keterampilan siswa kelas IV SDN Jambewangi 03 Kabupaten Blitar.