SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Meningkatkan Ketrampilan Memberi Dan Menerima Tongkat Dalam Pembelajaran Lari Estafet Dengan Metode Bermain Pada Siswa Kelas VIII H Di SMP Negeri 13 Malang

ERRYS NUROCHMAN

Abstrak


ABSTRAK

 

Pembelajran cabang  olahraga atletik mulai jenjang SD/MI hingga jenjang SMA/MA  menjadi kebutuhan dalam Kurikulum Tingkat Satu Pendidikan  (KTSP ), terutama nomor lari estafet/lari sambung. Berdasarkan observasi awal di SMP Negeri 13 Malang pembelajaran lari estafet menujukkan kelemahan pada peralian tongkat estafet, dalam lari estafet diketahui bahwa pada teknik memberi dan tongkat masih kurang optimal. Melalu pembelajaran metode bermaian diharapkan siswa lebih meningkatkan teknik memberi dan menerima tongkat.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan ketrampilan memberi dan menerima tongkat estafet setelah melakukan bermain, instrumen yang dilakukan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, dokumentasi dan catatan lapangan.

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Dengan melalui metode bermain ini diharapkan akan memberikan siswa menyenangi olahraga kususnya lari estafet pada nomor lari. Dalam penelitian ini, peneliti berkolaborasi dengan guru merencanakan tindakan pembelajaran yang berlangsung selama 2 siklus 1 siklus 3 kali pertemuan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketrampilan memberi dan menerima tongkat lari estafet siswa kelas VIII H SMP Negeri 13 Malang mengalami peningkatan. Hasil tindakan siklus 1 sampai dengan siklus 2 peningkatan pembelajaran memberi dan menerima bola lariestafet dalam bentuk bermain menggunakan teknik upsweep dan dwonsweep,  pada siklus 1  pada tehnik upsweep dalam memberi bola sebesar 15 siswa atau 35,71% menjadi 66,66% dan menerima sebesar 18 siswa atau42,58  menjadi 30 siswa atau 71,42% sedangkan tehnik downsweep pada saat memberi bola sebesar 17 siswa atau 40,47% menjadi 29 siswa atau 69,04% dan menerima bola sebesar 19 siswa atau 45,23% menjadi 30 siswa atau 71,42%.  Kategori cukup baik  siklus 2 mengalami peningkatan dengan skor pada teknik upsweep dalam memberi bola sebesar 35 siswa atu 83,33 % menjadi 42 siswa 100% dan menerima bola sebesar 36 siswa atu 85,71% menjadi 41 siswa menjadi 97,61%, sedangkan tehnik downsweep pada saat memberi bola sebesar 34 siswa atau 80,95% menjadi 48 siswa atau 95,23% dan menerima bola sebesar 30 siswa atau 71,42% menjadi 41 siswa atau  97,61%. Sudah mengalami peningkatan yang sangat baik pada siklus 2.

Berdasarkan hasil penelitian bisa disimpulkan bahwa pembelajaran memberi dan menerima tongkat estafet dengan metode bermain dapat meningkatkan ketrampilan pembelajaran siswa kelas VIII H SMP Negeri 13 Malang