SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Meningkatkan Keterampilan Senam Lantai Guling Depan Melalui pendekatan Bermain untuk Siswa Kelas V SDLB B di SLB Pembina Tingkat Nasional Lawang

FRANS YOHANES HIDAYAT

Abstrak


ABSTRAK

 

Hidayat, Frans Yohanes. 2012 Meningkatkan Keterampilan Senam Lantai Guling Depan Melalui pendekatan Bermain  untuk Siswa Kelas V SDLB B di SLB Pembina Tingkat Nasional Lawang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd, (II) Drs. Tatok Sugiarto, S. Pd., M. Pd.

Kata kunci: Keterampilan, Senam Lantai Guling Depan, Pendekatan Bermain.

 

Senam lantai guling depan adalah gerakan berguling ke arah depan melalaui bagian belakang badan (tengkuk), pinggul, pinggang dan panggul bagian belakang. Berdasarkan hasil observasi awal, diperoleh hasil bahwa penguasaan keterampilan senam lantai guling depan siswa kelas V SDLB Pembina Tingkat Nasional Lawang, diketahui bahwa dalam melakukan gerakan senam lantai guling depan dilapangan belum optimal, adalah pada saat sikap awal, gerakan berguling, dan sikap akhir.

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki pembelajaran senam lantai yang belum optimal yang diharapkan bisa meningkatkan keterampilan senam lantai guling depan siswa kelas V SDLB C di SLB Pembina Tingkat Nasional Lawang yang belum optimal dengan menggunakan pendekatan bermain

Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan diskriptif kualitatif. Pelaksanaan tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus dimana tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDLB Pembina Tingkat Nasional Lawang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi (pengamatan), dan tes.

Hasil penelitian ini menyatakan bahwa melalui pendekatan bermain mampu meningkatkan keterampilan siswa dari siklus ke siklus. Hal ini bisa dilihat dari persentase keberhasilan siswa dalam melakukan senam lantai guling depan setelah diberikan tindakan dari siklus1 dan siklus 2 hasilnya, dari 3 (60%) siswa yang sudah bisa melakukan gerakan sikap awal dengan baik menjadi 5 (100%) siswa yang mampu melakukan gerakan yang benar dengan katagori baik. Dari belum ada siswa yang bisa melakukan gerakan berguling (0%) menjadi 4 (80%) siswa yang mampu melakukan gerakan benar pada gerakan dengan katagori baik. Dari belum ada siswa yang bisa melakukan sikap akhir dengan benar (0%) menjadi 4 (80%) siswa yang mampu melakukan gerakan yang benar pada sikap akhir posisi jongkok dengan katagori  baik

Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah dengan pemberian pendekatan bermain dapat memperbaiki pembelajaran senam lantai yang belum optimal dan dapat meningkatkan keterampilan senam lantai guling depan siswa kelas V di SLB Pembina Tingkat Nasinal Lawang.