SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Teknik Dasar Berlari pada Pembelajaran Lari Cepat 50 meter melalui Pendekatan Bermain bagi siswa kelas V SDN Dadaprejo 02 Kecamatan Junrejo Kota Batu

M. Saifuddin

Abstrak


ABSTRAK

 

Saifuddin.M 2012. Peningkatan Teknik Dasar Berlari pada Pembelajaran Lari Cepat 50 meter melalui Pendekatan Bermain bagi siswa kelas V SDN  Dadaprejo 02 Kecamatan Junrejo Kota Batu. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) I Nengah Sudjana S.Pd., M.Pd., (II) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd., M.Pd.

 

Kata kunci: Peningkatan teknik dasar berlari pada pembelajaran lari cepat melalui pendekatan bermain

Teknik dasar berlari pada pembelajaran lari cepat adalah teknik yang terdiri dari teknik start, teknik saat berlari dan teknik finish. Berdasarkan hasil observasi awal diperoleh hasil bahwa tingkat keberhasilan teknik dasar berlari pada pembelajaran lari cepat  50 meter kelas V SDN 02 Dadaprejo Kota Batu masih belum mencapai nilai standart yaitu 75%-100%  dengan kategori baik, masih ditemukan beberapa kesalahan dalam melakukan teknik start, teknik saat berlari dan teknik melewati garis finish.

 Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan teknik dasar berlari pada pembelajaran lari cepat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Pelaksanaan tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus di mana tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN  Dadaprejo 02   Kota Batu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi (pengamatan), dokumentasi dan tes.

 Hasil Penelitian menunjukan bahwa penerapan pendekatan bermain ini terbukti mampu meningkatkan teknik dasar berlari siswa dari siklus ke siklus. Hal ini bisa dilihat dari persentase keberhasilan siswa dalam melakukan lari cepat setelah diberikan tindakan dari siklus1 yaitu teknik start 72,8%, teknik saat berlari mencapai 69,77% dan teknik melewati garis finish mencapai 78,66%. Pada siklus 2 hasilnya banyak yang mencapai nilai standart yaitu pada teknik start mencapai 100%, teknik saat berlari mencapai 92,22% teknik melewati garis finish mencapai 100% dan, peningkatan juga terjadi pada aspek kognitif dan afektif.

   Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah dengan melalui pendekatan bermain dapat meningkatkan teknik dasar berlari pada pembelajaran lari cepat 50 meter siswa kelas V SDN  Dadaprejo 02 Kota Batu. Saran berdasarkan penelitian ini: (1) Bagi guru pendidikan jasmani dapat menggunakan pendekatan bermain untuk meningkatkan teknik dasar berlari pada siswa (2) Bagi peneliti yang akan melakukan penelitian yang sama, diharapkan dapat mengembangkan permainan-permainan variasi lain untuk diterapkan pada pembelajaran penjasorkes.