SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran Tolak Peluru Menggunakan Pendekatan Bermain pada Siswa Kelas VI SDN Lumbangrejo I Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan

Dwi Susanto

Abstrak


Tolak peluru merupakan salah satu cabang atletik yang diajarkan di sekolah dasar. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan diperoleh informasi bahwa masih banyak siswa yang tidak aktif dalam pembelajaran. Pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan di SDN Lumbangrejo I Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan masih sering menggunakan metode ceramah untuk menyampaikan materi dan modelling untuk memberikan contoh kepada siswa. Peneliti menyadari adanya perbedaan tingkat pemahaman dan tingkat penerapan informasi pada setiap siswa yang nantinya akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Oleh karena itu, dalam penelitian ini diterapkan pembelajaran dengan menggunakan metode bermain. Salah satu ciri pembelajaran dengan menggunakan metode bermain adalah siswa senang dan banyak bergerak. Dengan proses pembelajaran tersebut siswa diharapkan dapat lebih aktif dalam pembelajaran tolak peluru sehingga hasil belajar meningkat.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran tolak peluru kelas VI SDN Lumbangrejo I Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan menggunakan metode bermain.

Rancangan penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan 4 tahap yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi yang dilakukan secara kolaborasi antara peneliti, ahli pembelajaran Pendidikan Jasmani, guru Pendidikan Jasmani lain dan siswa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase keaktifan dari 20 siswa terdapat 20%  atau 4 siswa yang tidak antusias, 15% atau 3 siswa yang tidak senang, siswa tidak bersungguh-sungguh 5% atau 1 siswa. Secara umum keaktifan siswa dalam pembelajaran tolak peluru pada siklus 1 meningkat pada sikus 2, dan dari data di atas maka pembelajaran dikatakan sukses karena ketuntasan minimal yang dibuat sekolah adalah 70% .

 Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa metode bermain dan variasi pembelajaran yang diberikan oleh guru dalam penelitian ini dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran tolak peluru kelas VI SDN Lumbangrejo I Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan.