SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Aktivitas Pembelajaran Lempar Lembing Gaya Hop Step dengan Gaya Mengajar Inklusi untuk Kelas VIII A SMPN 1 Sumbergempol Kabupaten Tulungagung

Perpus UM

Abstrak


ABSTRAK

 

Febrianto, Rahmat Agung. 2012. Peningkatan Aktivitas Pembelajaran Lempar Lembing Gaya Hop Step dengan Gaya Mengajar Inklusi untuk Kelas VIII A SMPN 1 Sumbergempol Kabupaten Tulungagung. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mardianto, M. Kes., (II) Drs. Mulyani Surendra, M. S.

 

Kata kunci: Peningkatan aktivitas, Lempar Lembing Gaya Hop Step, Gaya Inklusi.

Lempar lembing gaya hop step adalah gaya dalam lempar lembing yang menggunakan langkah jingkat/hop. Berdasarkan hasil observasi awal diperoleh hasil bahwa tingkat keberhasilan penguasaan keterampilan lempar lembing gaya hop step kelas VIII A SMPN 1 Sumbergempol Kabupaten Tulungagung  masih belum baik, masih ditemukan beberapa kesalahan dalam melakukan teknik awalan, melangkah, melempar dan sikap akhir.

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran lempar lembing gaya hop step dengan gaya mengajar inklusi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Pelaksanaan tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus di mana tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMPN 1 Sumbergempol yang berjumlah 27 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi (pengamatan), dokumentasi dan tes.

Pemberian metode gaya inklusi ini terbukti mampu meningkatkan keterampilan siswa dari siklus ke siklus. Hal ini bisa dilihat dari persentase keberhasilan siswa dalam melakukan gerakan lempar lembing setelah diberikan tindakan dari siklus1 dan siklus 2 hasilnya, pada tiap-tiap aspek sudah terjadi peningkatan, dari aspek psikomotor pada teknik awalan sebesar 100% (27 siswa), teknik melangkah sebesar 100% (27 siswa), teknik melempar sebesar 100% (27 siswa) dan teknik sikap akhir sebsar 92,5% (25 siswa), peningkatan juga terjadi pada aspek kognitif dan afektif.

Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah dengan pemberian metode gaya inklusi dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran lempar lembing gaya hop step siswa kelas VIII A SMPN 1 Sumbergempol. Saran berdasarkan penelitian ini: (1) Bagi guru pendidikan jasmani dapat menggunakan gaya mengajar inklusi untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran lempar lembing gaya hop step pada siswa (2) Bagi peneliti yang akan melakukan penelitian yang sama, diharapkan dapat mengembangkan pembelajaran lempar lembing gaya hop step dengan variasi lain untuk diterapkan pada pembelajaran penjasorkes.